Transformasi Pendidikan, 90 Persen Sekolah di Samarinda Telah Menerapkan Kurikulum Merdeka

- Jurnalis

Jumat, 13 Oktober 2023 - 15:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (foto:infonusa.co/Ho)

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (foto:infonusa.co/Ho)

Infonusa.co, Samarinda – Transformasi pendidikan di Kota Samarinda semakin nyata dengan hampir 90 persen sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka. Dukungan signifikan terhadap kebijakan ini mencerminkan perubahan besar dalam pendekatan pembelajaran. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memajukan sistem pendidikan di Kota Samarinda.

Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), mendapat dukungan signifikan. Meskipun demikian, Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyoroti sejumlah tantangan yang masih harus diatasi dalam implementasinya.

“Meskipun banyak sekolah telah beralih ke Kurikulum Merdeka Belajar, beberapa di antaranya masih memerlukan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah,” ungkapnya pada Jumat, (13/10/2023).

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti sarana dan prasarana (sarpras), Sumber Daya Manusia (SDM), hingga buku pelajaran, merupakan hal yang perlu diprioritaskan.

Kemudian, Politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti peranan guru dankepala sekolah, dalammendoorong implentasi kurikulum tersebut.

Tentunya, Kurikulum Merdeka dianggap sebagai langkah positif untuk kemajuan pendidikan. Sehngga, dengan kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua di rumah, maka pendidikan di Samarinda diharapkan akan terus membaik.

“Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, pendidikan di Samarinda akan semakin maju,” tutupnya.

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:31 WIB