Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

- Jurnalis

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie.

Infonusa.co, Samarinda – Maraknya penggunaan perangkat digital (gadget) di kalangan anak-anak dan remaja mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kota Samarinda. Di tengah mudahnya akses internet, orang tua diimbau untuk mengambil peran sentral dalam mendampingi dan mengarahkan anak saat berselancar di dunia maya.

​Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, M. Novan Syahronny Pasie, menilai kehadiran gadget kini telah menjadi bagian dari kebutuhan belajar dan komunikasi harian. Oleh sebab itu, melarang anak menggunakan gawai secara total bukanlah tindakan yang realistis.

​”Pendekatannya bukan melarang secara radikal, melainkan memperkuat edukasi dan pendampingan dari orang tua. Harus ada batasan dan aturan main yang jelas saat anak menggunakan gadget,” ujar Novan.

​Novan menegaskan, pengawasan ruang digital tidak hanya berlaku bagi anak balita atau usia sekolah dasar, melainkan juga penting diterapkan pada remaja tingkat menengah. Menurutnya, kelompok remaja sangat rentan terpengaruh konten negatif atau paparan disinformasi.

​”Orang tua setidaknya wajib tahu aplikasi apa saja yang diakses anak. Pengawasan ini penting agar mereka tidak mudah terpapar atau terpengaruh oleh hal-hal buruk di internet,” terangnya

​Novan turut mengapresiasi langkah tegas Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang rutin memblokir situs-situs bermuatan negatif. Namun, ia mengingatkan bahwa kebijakan pemerintah tersebut tidak akan maksimal tanpa perlindungan dari lingkup keluarga.

​”Penertiban dari pemerintah memang ada, tetapi benteng pertahanan utama anak di ruang digital tetap berada di tangan orang tua,” tegas Novan.

​Ia menambahkan, bentuk pendampingan orang tua tidak sebatas membatasi durasi layar (screen time), tetapi juga mencakup pengecekan jenis aplikasi, konten yang dikonsumsi, hingga lingkar interaksi anak di media sosial. Sinergi ini diharapkan dapat mengarahkan gadget sebagai sarana edukasi kreatif tanpa mengganggu tumbuh kembang anak. (San/Adv)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru