Pedagang dan Masyarakat Usulkan Relokasi Pasar Lebih Dekat Dengan Pemukiman

- Jurnalis

Kamis, 10 Oktober 2024 - 19:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Sejumlah pedagang dan warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengungkapkan keprihatinan mereka terkait lokasi pasar yang dianggap kurang ideal saat ini. Mereka mengusulkan agar pasar dibangun lebih dekat ke arah Petung, yang dinilai sebagai lokasi strategis dan lebih sesuai dengan kebiasaan masyarakat setempat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Ishaq Rahman, menyampaikan bahwa masukan tersebut datang langsung dari para pedagang dan masyarakat yang merasa bahwa lokasi pasar saat ini tidak mendukung aktivitas ekonomi mereka secara optimal.

“Dari pedagang sendiri, posisi yang sekarang itu lebih bagus kalau diperbaiki dan dibangun, atau sebenarnya lebih baik ditempatkan di lokasi yang lebih sesuai,” ujarnya.

Menurut Ishaq, wilayah Petung dianggap lebih strategis karena menjadi pusat aktivitas masyarakat dan memiliki akses yang lebih mudah.

Kebiasaan masyarakat yang dominan beraktivitas di wilayah Petung menjadi pertimbangan penting dalam menentukan lokasi pasar yang ideal.

“Masyarakat kan lebih dominannya ke wilayah Petung. Maksudnya, kalau mau dibangun, bukan di situ, tapi di pasar yang sudah ada,” tambahnya.

Para pedagang mengeluhkan bahwa lokasi pasar saat ini kurang mendukung perkembangan usaha mereka. Letak pasar yang jauh dari pusat keramaian membuat jumlah pengunjung menurun, sehingga berdampak pada pendapatan mereka.

Mereka berharap pemerintah daerah dapat mempertimbangkan usulan untuk memindahkan pasar ke lokasi yang lebih strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

Ishaq Rahman menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu mendengarkan aspirasi pedagang dan masyarakat dalam menentukan kebijakan terkait lokasi pasar.

Menurutnya, penentuan lokasi pasar harus didasarkan pada kebutuhan dan kebiasaan masyarakat agar fungsi pasar sebagai pusat ekonomi dapat berjalan optimal. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB