Organisasi Sepi Peminat, Dispora Kaltim Suarakan Alarm Untuk Pemuda

- Jurnalis

Senin, 11 Agustus 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rusmulyadi

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rusmulyadi

Infonusa.co, Samarinda – Seiring perkembangan kehidupan sosial dan budaya, peran pemuda dalam organisasi dinilai mengalami kemunduran. Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk meningkatkan kualitas generasi muda melalui keaktifan berorganisasi.

Salah satu faktor yang melatarbelakangi kemunduran ini adalah perkembangan teknologi. Banyak pemuda yang kini lebih sibuk bermain game, menonton konten di media sosial melalui fitur explore dengan durasi yang cukup lama, hingga terpengaruh oleh konten yang memberikan citra buruk terhadap organisasi.

Sub Koordinator Kepemimpinan, Kepeloporan, dan Kemitraan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, Rusmulyadi, mengungkapkan kegelisahannya melihat rendahnya kesadaran pemuda di Kaltim untuk aktif dalam organisasi.

Bang Mul, sapaan akrabnya, menyayangkan aktivitas pemuda yang seharusnya dimanfaatkan untuk belajar di organisasi demi meningkatkan kapasitas diri dan mempersiapkan masa depan, justru banyak tersita untuk kegiatan yang minim manfaat.

“Ini PR sebenarnya, PR itu begini, kalau pemuda itu tidak berorganisasi sekarang atau tidak melakukan hal-hal lain atau monoton aja hidupnya, hanya mager di tempat, maka itu akan merugikan dia di masa depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan, banyak hal yang bisa diperoleh dari berorganisasi, mulai dari peningkatan kemampuan kepemimpinan hingga membangun silaturahmi yang dapat memperkuat pengalaman melalui jaringan.

“Membangun silaturahmi itu melalui organisasi. Bagaimanapun, kamu kalau tidak berorganisasi, maka ruang lingkup yang kenal dikenal hanya di sekolah atau hanya di lingkungan sekitar,” jelasnya.

“Tapi kalau berorganisasi, maka akan kenal berbagai macam orang dari latar belakang yang berbeda. Itu akan membantu di masa depan. Ya, bisa aja ada peluang kerja atau peluang yang lain,” timpal Rusmulyadi.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Ronni Hidayatullah juga menilai adanya kemunduran peran pemuda dalam organisasi. Padahal, keberadaan organisasi seharusnya bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

Ia mencontohkan Kota Samarinda sebagai ibu kota provinsi yang memiliki banyak perguruan tinggi, semestinya selaras dengan peran aktif pemuda dalam organisasi untuk menimba ilmu dan pengalaman.

“Kalau kita lihat, jumlah mahasiswa di Samarinda itu ribuan. Tapi sayangnya, yang benar-benar aktif di organisasi jumlahnya sangat sedikit. Padahal organisasi ini bukan hanya tempat kumpul, tapi wadah untuk belajar manajemen, kepemimpinan, dan membangun relasi,” ujarnya.

Ronni mengungkapkan, organisasi kepemudaan (OKP) di Samarinda juga menghadapi kendala yang sama, yakni kesulitan dalam merekrut anggota baru.

“Ini tantangan bersama. Kalau pemuda tidak kita dorong dari sekarang untuk aktif, maka ke depannya akan sulit mencari kader yang punya kapasitas dan jiwa kepemimpinan,” tambahnya.

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru