Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim

Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Abdul Rohim

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk meninjau ulang skala prioritas pembangunan. Pihak parlemen menuntut agar program penanganan jalan-jalan rusak di Kota Tepian didahulukan secara radikal sebelum melangkah ke proyek-proyek fisik kosmetik lainnya.

​Desakan kuat ini mencuat menyusul membanjirnya keluhan masyarakat, bahkan di beberapa titik, warga terpaksa turun ke jalan menggalang swadaya untuk menambal lubang secara mandiri akibat lambannya respons pemerintah.

​Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, membeberkan bahwa secara administratif pihaknya memang belum mengantongi dokumen resmi mengenai total panjang atau jumlah ruas jalan yang mengalami degradasi mutu. Kendati demikian, laporan berkala yang dikirimkan oleh konstituen dinilai sudah lebih dari cukup sebagai lampu kuning bagi instansi terkait untuk segera bertindak di lapangan.

​”Secara hitam di atas putih, data detail kerusakan jalan memang belum disodorkan kepada kami. Namun, jeritan dan aduan dari masyarakat tidak pernah putus, bahkan ada yang sampai patungan membeli semen untuk menambal jalan sendiri. Fenomena sosiologis ini harus dibaca sebagai kritik tajam sekaligus peringatan serius bagi pemerintah,” ungkap Rohim.

​Menurut kacamata politisi ini, jaringan jalan merupakan urat nadi infrastruktur dasar yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi ekonomi dan mobilitas harian warga. Oleh karena itu, pos anggarannya wajib ditempatkan pada urutan teratas dalam struktur belanja daerah, melampaui program pembangunan non-primer lainnya.

​Ia menambahkan, kelayakan jalan tidak sekadar memperlancar arus transportasi publik, melainkan menjadi instrumen vital dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas akibat jalan berlubang.

​“Akses jalan yang mantap adalah hak dasar warga yang digunakan setiap detik. Maka dari itu, kompas anggaran daerah seharusnya dikunci terlebih dahulu untuk menyelesaikan urusan mendasar ini. Setelah semua akses jalan publik aman dan mulus, barulah pemkot bisa beralih memikirkan program pembangunan sekunder,” kritik Rohim secara lugas.

​Lebih spesifik, Abdul Rohim meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Samarinda untuk melakukan reformasi paradigma berpikir dengan menjadikan program perbaikan jalan sebagai episentrum fokus dalam perancangan maupun eksekusi program kerja.

​Dirinya mengaku miris melihat realitas di mana kubangan jalan masih jamak dijumpai dan dikeluhkan. Aksi warga yang bergotong royong melakukan penambalan mandiri dinilai sebagai tamparan bagi birokrasi, meskipun di sisi lain menunjukkan tingginya rasa kepedulian masyarakat terhadap keselamatan pengguna jalan.

​”Fenomena warga menambal jalan secara swadaya ini adalah sinyal kuat bahwa akselerasi pembenahan infrastruktur jalan sudah sangat mendesak. Jangan biarkan masyarakat mengambil alih tugas dan tanggung jawab yang seharusnya dipikul oleh negara,” tutupnya secara tegas. (San/Adv)

Berita Terkait

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga
DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah
Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian
Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan
DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern
16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut
Penghentian Bantuan Operasional TK Negeri Samarinda Dinilai Berisiko Ganggu Aktivitas Sekolah
DPRD Samarinda Pastikan Keluhan Lingkungan Masyarakat Jadi Perhatian, Pengelolaan Limbah Usaha Diminta Diperketat
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 00:38 WIB

DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:14 WIB

DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:14 WIB