Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

- Jurnalis

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi

Infonusa.co, Samarinda – Jajaran Komisi II DPRD Kota Samarinda melayangkan peringatan dini kepada Pemerintah Kota agar tidak menghalalkan segala cara dalam memburu kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan bahwa nafsu meningkatkan pundi-pundi kas daerah tidak boleh melahirkan paket kebijakan baru yang justru membebani kondisi finansial masyarakat.

​Iswandi memaparkan, berdasarkan rapor kinerja keuangan hingga pertengahan tahun 2026, realisasi serapan PAD Kota Tepian sebenarnya masih berada dalam koridor yang aman sesuai dengan target perencanaan. Kendati didapati beberapa sektor retribusi yang performanya loyo, secara makro akumulasi pendapatan daerah masih memperlihatkan kurva pertumbuhan yang positif.

​”Secara garis besar, progres capaian PAD kita masih on the track. Memang ada fluktuasi di mana sejumlah sektor mampu melompat melampaui target dan ada pula yang butuh akselerasi ekstra, namun secara total komparasi angkanya masih sesuai ekspektasi,” urai Iswandi.

​Meski demikian, politisi senior ini mewanti-wanti agar ambisi mengejar kemandirian fiskal daerah tidak berujung pada tindakan pintas yang merugikan rakyat. Otoritas eksekutif diminta untuk mengubah arah kompas strategi dengan lebih fokus menyumbat setiap celah kebocoran anggaran serta mengoptimalkan kantong-kantong pendapatan yang selama ini luput dari pengelolaan.

​“Jangan sampai demi mengejar gengsi angka PAD yang tinggi, masyarakat yang justru disodori beban pungutan tambahan. Fokus utama pemkot harus diarahkan pada pembenahan manajemen tata kelola potensi yang ada agar daya serapnya jauh lebih maksimal,” kritik Iswandi secara lugas.

​Lebih spesifik, Iswandi menyoroti implementasi kebijakan program parkir berlangganan yang belakangan memicu polemik di tengah publik. Menurut pandangannya, warga yang telah menunjukkan kepatuhan hukum dengan melunasi retribusi parkir tahunan wajib diganjar dengan fasilitas pelayanan yang sepadan, serta dilindungi dari segala bentuk pungutan liar di area parkir.

​Ia mendesak instansi penegak perda untuk menyisir dan menertibkan keberadaan oknum juru parkir (jukir) liar yang masih nekat beroperasi di zona parkir berlangganan. Langkah ini mendesak agar warga tidak menjadi korban pemerasan ganda akibat lemahnya pengawasan.

​”Ketika masyarakat sudah menunaikan kewajibannya membayar parkir berlangganan, maka mereka berhak mendapatkan kepastian kenyamanan. Pembersihan jukir liar harus digenjot serius agar tidak ada lagi warga yang dirugikan di lapangan,” tutupnya. (San/Adv)

Berita Terkait

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga
DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah
Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian
Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan
DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern
16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut
Penghentian Bantuan Operasional TK Negeri Samarinda Dinilai Berisiko Ganggu Aktivitas Sekolah
DPRD Samarinda Pastikan Keluhan Lingkungan Masyarakat Jadi Perhatian, Pengelolaan Limbah Usaha Diminta Diperketat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 00:38 WIB

DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan

Kamis, 16 Juli 2026 - 00:20 WIB

16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut

Berita Terbaru