DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain

Infonusa.co, Samarinda –  Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Samarinda dinilai masih menghadapi tantangan dalam memperluas pemasaran produk. Padahal, dari sisi kemampuan produksi, sejumlah pelaku usaha lokal dinilai telah mampu menghasilkan produk berkualitas dan memiliki potensi untuk bersaing.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain, mengatakan persoalan utama yang masih dihadapi sebagian pelaku UMKM saat ini bukan lagi pada kemampuan produksi, melainkan keterbatasan akses untuk menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurutnya, banyak produk UMKM lokal yang memiliki kualitas baik, namun belum mendapatkan ruang pemasaran yang cukup sehingga daya saing produk tersebut belum berkembang secara maksimal.

Ia menilai pemerintah daerah perlu menghadirkan langkah konkret untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas. Salah satunya melalui kerja sama dengan berbagai pihak yang dapat membuka peluang pemasaran bagi produk lokal.

“Pelaku UMKM membutuhkan akses pasar yang nyata agar produk mereka bisa berkembang dan memiliki daya saing,” ujar Sani.

Sani menyebut, kehadiran produk UMKM lokal di pusat perbelanjaan modern dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing sekaligus memperluas jangkauan pemasaran. Karena itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha ritel.

Menurutnya, pasar modern dapat menjadi salah satu wadah bagi produk lokal untuk lebih dikenal masyarakat. Selain meningkatkan penjualan, keberadaan UMKM di pusat belanja modern juga dapat membangun kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan pelaku usaha daerah.

Gagasan tersebut telah disampaikan dalam pertemuan antara Komisi II DPRD Samarinda dengan mitra kerja terkait. Sani menjelaskan, sejumlah daerah telah berhasil meningkatkan perkembangan produk lokal setelah menjalin kerja sama dengan pelaku usaha ritel.

Ia menambahkan, pengembangan UMKM tidak cukup hanya melalui pelatihan maupun pemberian bantuan usaha. Menurutnya, keberlanjutan produk juga sangat bergantung pada kepastian akses pasar yang mampu mendukung pertumbuhan usaha.

Dengan terbukanya akses pemasaran yang lebih luas, pengembangan UMKM diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian Kota Samarinda.

“Harapannya, produk-produk UMKM Samarinda mampu bersaing dan menjadi pilihan masyarakat di pasar modern,” pungkas Sani. (Sans/Adv)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Rapat pembahasan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kukar. (Istimewa)

Advertorial

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 19:41 WIB