RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Keputusan manajemen RS Bhakti Nugraha untuk menghentikan operasional secara permanen sejak 1 Juni 2026 dinilai tidak akan mengganggu stabilitas pelayanan kesehatan di Kota Samarinda.

DPRD Samarinda juga optimistis para tenaga kesehatan (nakes) yang terdampak penutupan dapat segera diserap oleh fasilitas kesehatan lain.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, mengungkapkan bahwa pasar kerja di sektor kesehatan saat ini masih sangat tinggi, menyusul berdirinya sejumlah rumah sakit baru di Kota Tepian. Karakteristik profesi medis yang selalu dibutuhkan membuat peluang kerja bagi eks karyawan RS Bhakti Nugraha tetap terbuka lebar.

“Sekarang ada beberapa rumah sakit baru di Samarinda dan tentu mereka juga membutuhkan tenaga kesehatan,” terangnya.

Ia menyebut beberapa rumah sakit yang tengah berkembang di Samarinda diperkirakan masih membuka kebutuhan tenaga kerja, baik untuk tenaga medis maupun staf pendukung pelayanan kesehatan.

Puji menilai sektor kesehatan memiliki karakteristik yang berbeda dibanding bidang pekerjaan lainnya. Tenaga kesehatan umumnya memiliki peluang yang lebih besar untuk berpindah tempat kerja karena kebutuhan layanan kesehatan di berbagai fasilitas masih terus meningkat.

Selain itu, ia memperkirakan dampak ketenagakerjaan akibat penutupan RS Bhakti Nugraha tidak akan terlalu besar mengingat kapasitas rumah sakit tersebut tidak sebesar beberapa rumah sakit lain yang pernah menghentikan operasionalnya.

“Jumlah tenaga kerjanya juga tidak terlalu besar, jadi kemungkinan dampaknya tidak sebesar kasus rumah sakit sebelumnya,” ujarnya.

Kendati demikian, dirinya berharap pihak manajemen rumah sakit tetap memenuhi seluruh kewajiban terhadap pegawai yang terdampak, termasuk hak-hak ketenagakerjaan yang harus diselesaikan sesuai aturan yang berlaku.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Samarinda, saat ini terdapat belasan rumah sakit pemerintah maupun swasta yang masih aktif memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Tepian.

Karena itu, ia memastikan akses layanan kesehatan bagi warga tetap tersedia meski salah satu rumah sakit menghentikan operasionalnya.

Lebih lanjut, Puji mengingatkan bahwa tenaga kesehatan yang akan berpindah tempat kerja agar tetap memenuhi standar profesi dan persyaratan administrasi yang berlaku di fasilitas kesehatan tujuan.

“Layanan kesehatan di Samarinda masih cukup banyak, jadi masyarakat tetap memiliki pilihan untuk berobat,” tutupnya.

Sebagai informasi, RS Bhakti Nugraha yang berlokasi di Jalan KH Abdurrasyid resmi menghentikan kegiatan operasional sejak 1 Juni 2026. Rumah sakit yang telah lama beroperasi di Samarinda itu menutup layanan setelah mempertimbangkan kondisi bisnis dan kebijakan internal manajemen. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB