Listrik Mati Ganggu Usaha dan Rumah Tangga, Ketua DPRD Samarinda Minta PLN Cepat Perbaiki

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 23:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah (foto:ist)

​Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah (foto:ist)

Infonusa.co, Samarinda​- Pemadaman listrik di Samarinda dalam beberapa hari terakhir mendapat perhatian dari DPRD Kota Samarinda. Mati lampu mendadak ini mengganggu aktivitas rumah tangga dan merugikan para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

​Menanggapi keluhan warga, manajemen PT PLN (Persero) mendatangi kantor DPRD Samarinda untuk menjelaskan penyebab masalah dan menyampaikan permohonan maaf.

​Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menyayangkan pemadaman yang dilakukan tanpa pemberitahuan. Akibatnya, banyak kegiatan warga dan usaha kecil yang terhenti.

​”Sektor UKM menjadi pihak yang paling terdampak. Selain rugi materi, aktivitas warga di rumah juga terganggu,” kata Helmi.

​PLN menjelaskan bahwa pemadaman disebabkan oleh kerusakan pada jaringan transmisi dan gardu induk. Saat ini, tim teknis sedang melakukan perbaikan dan menargetkan listrik kembali normal dalam satu hingga dua hari.

​Helmi menegaskan pertemuan tersebut tidak membahas kenaikan tarif listrik, melainkan fokus pada perbaikan jaringan.
​Selain itu, DPRD meminta PLN membenahi tiang dan kabel listrik yang semrawut, terutama di wilayah pinggiran kota, demi keselamatan warga.

​DPRD berharap perbaikan bisa selesai tepat waktu agar aktivitas masyarakat dan usaha warga dapat kembali berjalan normal. (San/Adv)

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru