INFONUSA.CO, KUTAI KARTANEGARA Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali melakukan pemetaan kebutuhan jabatan di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) hingga unit pelaksana teknis (UPT). Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi bertambahnya jabatan kosong seiring sejumlah pejabat memasuki masa pensiun.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar Rendra Abadi mengatakan, pemetaan diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan posisi yang masih kosong maupun jabatan yang akan ditinggalkan pejabat karena memasuki masa pensiun.
“Karena ini memang di masa Oktober itu kan banyak yang pensiun. Banyak yang pensiun sehingga itu kita harus petakan lagi untuk pengisian jabatan,” jelas Rendra, Minggu (20/09/2026).
Menurut Rendra, saat ini masih terdapat sejumlah jabatan yang belum terisi di beberapa OPD dan UPT. Pemerintah daerah selanjutnya akan melakukan proses pengisian secara bertahap berdasarkan hasil pemetaan kebutuhan organisasi.
Ia mengatakan, tahapan pengisian jabatan tersebut akan kembali dilanjutkan melalui pelantikan dalam waktu dekat.
“Memang ada tahapan. Insyaallah dalam waktu dekat ke depan nanti akan ada pelantikan lagi terkait dengan masih ada beberapa jabatan yang kosong,” kata Rendra.
Rendra menargetkan proses pengisian jabatan yang masih kosong dapat diselesaikan pada Oktober hingga November 2026.
“Targetnya kita di bulan Oktober, Oktober-November itu sudah selesai,” ujarnya.
Pemetaan jabatan tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan organisasi tetap dapat dipenuhi ketika terdapat pejabat yang memasuki masa pensiun. Selain itu, pengisian jabatan diharapkan mendukung kelancaran pelaksanaan tugas pemerintahan pada masing-masing perangkat daerah dan unit kerja.
BKPSDM Kukar selanjutnya akan menyesuaikan hasil pemetaan dengan kebutuhan jabatan di lingkungan Pemkab Kukar, termasuk mengantisipasi posisi yang kosong akibat adanya pejabat yang memasuki masa pensiun. (Adv/fi)










