Pemkab Kukar Jaga Akses Masker Tetap Terjangkau di Tengah Kabut Asap

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

Ket. Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri

INFONUSA.CO, KUTAI KARTANEGARA -Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) berupaya memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh masker dengan harga wajar di tengah meningkatnya kebutuhan akibat kondisi kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, masker menjadi salah satu perlengkapan yang dapat digunakan masyarakat sebagai upaya perlindungan diri ketika beraktivitas di tengah paparan asap.

Seiring meningkatnya kebutuhan tersebut, pemerintah daerah mengingatkan pihak yang memiliki maupun menjual masker untuk menjaga ketersediaan barang serta tidak memanfaatkan kondisi dengan menaikkan harga secara tidak wajar.

“Karena meningkatnya kebutuhan akan alat pelindung diri berupa masker ini. Maka kami menghimbau kepada seluruh pihak yang memiliki akses atau memiliki masker untuk menjaga. Menjaga agar masih menjual masker ini di harga yang wajar,” ujar Aulia, Jumat (18/9/2026).

Menurutnya, akses masyarakat terhadap masker perlu tetap terjaga, terutama selama kondisi kualitas udara di sejumlah wilayah belum kembali normal. Karena itu, pemerintah juga mengingatkan agar tidak terjadi penimbunan yang dapat mengganggu ketersediaan barang di pasaran.

Aulia menegaskan, pemerintah daerah akan melakukan pengawasan apabila ditemukan indikasi penimbunan maupun penjualan masker dengan harga di luar kewajaran.

“Kami tidak segan-segan dari pemerintah daerah ketika ada pihak-pihak yang hari ini berupaya untuk menimbun masker. Kedua, berupaya untuk menjual masker di luar harga kewajaran karena semua sudah ada harga eceran tertingginya,” tegasnya.

Pengawasan tersebut akan dilakukan melalui perangkat daerah terkait. Pemerintah daerah akan mengambil tindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.

“Maka kami dari pemerintah daerah melalui dinas badan terkait akan melakukan penindakan tegas terkait dengan hal ini,” katanya.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga keseimbangan antara meningkatnya kebutuhan masyarakat dan ketersediaan masker di pasaran, sehingga masyarakat tetap memiliki akses terhadap perlengkapan perlindungan diri dengan harga yang wajar.

Pemkab Kukar juga berharap kondisi kabut asap yang terjadi di sejumlah wilayah dapat segera berlalu dan kualitas udara kembali normal, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan seperti biasa.

“Kita berharap musibah ini bisa cepat berlalu dan kualitas udara kita bisa kembali normal lagi,” pungkas Aulia. (Adv/fi)

Berita Terkait

Lantik 58 Pejabat, Bupati Kukar Tekankan Penguatan Tim untuk Wujudkan Kukar Idaman Terbaik
Pemkab Kukar Beri Ruang Sekolah Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Wilayah
Pemkab Kukar Dukung Pelestarian Tradisi Beluluh Sultan Jelang Erau Adat Kutai 2026
Pemkab Kukar Perkuat Pembenahan Perhubungan, Dorong Keselamatan dan Pelayanan Publik
Bupati Kukar Tekankan Pemerataan ASN untuk Menjamin Pelayanan Publik hingga Pelosok
Edi Damansyah Inginkan Ada Anak Kukar yang Menjadi Jenderal 
DP3A Kukar Terus Belikan Pelatihan Agar Dapat Maksimalkan Aplikasi Srikandi
Ramaikan Erau, Pemkab Kukar Laksanakan Balap Ketinting , Total Hadiah Rp 45 Juta
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:38 WIB

Lantik 58 Pejabat, Bupati Kukar Tekankan Penguatan Tim untuk Wujudkan Kukar Idaman Terbaik

Jumat, 18 September 2026 - 18:12 WIB

Pemkab Kukar Jaga Akses Masker Tetap Terjangkau di Tengah Kabut Asap

Jumat, 18 September 2026 - 14:17 WIB

Pemkab Kukar Beri Ruang Sekolah Sesuaikan Pembelajaran dengan Kondisi Wilayah

Kamis, 17 September 2026 - 14:11 WIB

Pemkab Kukar Dukung Pelestarian Tradisi Beluluh Sultan Jelang Erau Adat Kutai 2026

Kamis, 17 September 2026 - 14:08 WIB

Pemkab Kukar Perkuat Pembenahan Perhubungan, Dorong Keselamatan dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru