DPRD PPU Soroti Tantangan Sosialisasi Pemindahan Pasar di Waru

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Proses sosialisasi pemindahan pasar di Kecamatan Waru menghadapi sejumlah tantangan yang cukup signifikan. Meskipun pemerintah telah melakukan upaya untuk mengkomunikasikan rencana pemindahan pasar, resistensi dari pedagang dan kebiasaan masyarakat yang sulit diubah menjadikan sosialisasi ini kurang efektif.

Hal ini diungkapkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Ishaq Rahman, yang menilai bahwa ada faktor-faktor kultural yang mempengaruhi penerimaan masyarakat terhadap rencana tersebut.

“Ini ibaratnya seperti kalau kita diajak ke masjid, orang lebih suka ke tempat hiburan daripada masjid. Jadi, dominannya belok ke kiri,” ujar Ishaq.

Ia menjelaskan bahwa kecenderungan masyarakat untuk tetap menggunakan lokasi pasar yang ada saat ini menjadi hambatan tersendiri bagi pemerintah dalam menjalankan rencana pemindahan.

Ishaq menegaskan bahwa meskipun pemerintah berusaha keras untuk melakukan sosialisasi, tetap ada kesulitan yang dihadapi, terutama terkait dengan ketidakmauan pedagang untuk berpindah lokasi.

“Nah, kalau saya pikir, pemerintah mau sosialisasi seperti apapun tetap agak kesulitan karena pedagang yang menempati enggak mau,” katanya.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa keberhasilan sosialisasi sangat bergantung pada partisipasi aktif para pedagang dan masyarakat.

Untuk meningkatkan efektivitas sosialisasi, Ishaq menyarankan agar pemerintah daerah mengadakan pertemuan terbuka dengan pedagang dan masyarakat.

Pertemuan ini diharapkan dapat menjadi forum untuk mendiskusikan rencana pemindahan pasar secara detail, termasuk potensi keuntungan dan kerugian yang mungkin dihadapi. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB