Dispora Kaltim Dorong Kesetaraan Atlet, Tanpa Batas Gender dan Kondisi

- Jurnalis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison

Infonusa.co, Samarinda – Di balik gemerlap ajang olahraga, isu kesetaraan kerap menjadi perbincangan. Namun, bagi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur, hal itu sudah menjadi prinsip yang dijalankan dalam setiap program pembinaan.

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menegaskan bahwa peluang untuk tampil di berbagai kejuaraan tidak dibatasi oleh gender. Baik atlet pria maupun wanita, bahkan mereka yang memiliki disabilitas, dipastikan mendapat kesempatan yang sama untuk unjuk prestasi.

“Yang memiliki atlet adalah organisasi atau cabang olahraga masing-masing. Mereka yang menentukan siapa yang diajukan ke kejuaraan. Arahan kami jelas: siapa pun yang berprestasi, baik pria maupun wanita, punya peluang yang sama,” ujar Thomas, Jumat.

Dispora, lanjutnya, tidak ikut campur dalam proses seleksi teknis. Namun, lembaga ini memastikan seluruh cabang olahraga berpedoman pada prinsip kesetaraan. Data yang masuk ke Dispora menjadi acuan dalam menyusun program, mulai dari jumlah atlet pria dan wanita hingga kategori usia.

“Misalnya di NPC tahun ini, ternyata peserta perempuan lebih banyak. Itu bisa kami ketahui lewat data riil dari cabor. Dari situ, kami bisa memetakan program dengan tepat,” jelasnya.

Menurut Thomas, pembagian atlet tidak selalu mengacu pada gender. Banyak kejuaraan yang justru menekankan kategori usia atau pendidikan, sehingga peran cabang olahraga menjadi kunci dalam menentukan siapa yang layak turun ke arena.

Lebih jauh, ia menegaskan bahwa Dispora Kaltim tidak membeda-bedakan antara atlet normal maupun disabilitas. “Kesempatan mereka sama. Semua tergantung kebutuhan dan aturan dari wilayah atau cabor masing-masing,” katanya.

Dengan prinsip tersebut, Dispora Kaltim berharap olahraga benar-benar menjadi ruang inklusif, tempat di mana setiap individu dapat meraih mimpi tanpa dibatasi label apapun. (Ina/Adv/DisporaKaltim)

Berita Terkait

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar
Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga
Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru
SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:28 WIB

Soroti Aksi Warga Tambal Jalan Swadaya, Abdul Rohim Desak Pemkot Samarinda Dahulukan Infrastruktur Dasar

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:24 WIB

Genjot Target PAD, Iswandi Ingatkan Pemkot Samarinda Wajib Hindari Kebijakan yang Bebankan Warga

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:21 WIB

Anhar Sebut Perubahan Kebijakan Gagal Atasi Masalah Klasik Penerimaan Siswa Baru

Rabu, 1 Juli 2026 - 15:16 WIB

SPMB 2026 Diwarnai Keluhan Publik, Ronal Desak Disdikbud Samarinda Dorong Evaluasi Jalur Prestasi hingga Domisili

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Berita Terbaru