Warga BPK Tuntut Penutupan TPS, Deni Sampaikan Solusi Terhadap Pemkot Samarinda

- Jurnalis

Senin, 27 Januari 2025 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar.

Infonusa.co, Samarinda – Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Perumahan Bumi Prestasi Kencana (BPK) Samarinda Seberang saat ini menjadi polemik bagi warga setempat. Pasalnya, hal tersebut dianggap sumber penyakit akibat tidak terkontrolnya sampah sehingga menyebabkan penumpukan.

Buntutnya, sejumlah warga beramai – ramai menggelar aksi di TPS tersebut. Penutupan TPS secara permanen menjadi tuntutan warga setempat saat ini.

Adapun informasi yang bersumber dari warga setempat bahwa TPS yang sudah ada sejak tiga tahun lalu ini kerap di jadikan tempat pembuangan sampah oleh masyarakat luar perumahan. Hal itulah yang menyebabkan sampah berserakan hingga menutupi jalan menuju perumahan BPK.

Menanggapi polemik tersebut, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyatakan pentingnya adanya solusi pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.

Deni sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa dirinya sudah menghubungi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan TPS tersebut tidak lagi digunakan, dan rencananya akan dipindahkan.

“Saya telah menghubungi langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memastikan bahwa TPS tersebut sudah tidak digunakan,” ungkap Deni.

Deni juga menyebutkan, permasalahan tidak hanya terletak pada lokasi TPS, tetapi juga pada sistem pengelolaan sampah secara umum di Samarinda, yang setiap hari menghasilkan sekitar 600 ton sampah. Dengan kapasitas TPS yang terbatas, penumpukan sampah tanpa pengelolaan yang baik jelas bukan solusi yang tepat.

“Samarinda menghasilkan sekitar 600 ton sampah per hari, sedangkan kapasitas TPS yang tersedia sangat terbatas. Penumpukan sampah tanpa pengelolaan yang memadai jelas bukan solusi,” beber Deni.

Lebih lanjut, Deni dan pihaknya akan melakukan studi tiru ke Banyumas dan Bantar Gebang, dua daerah yang berhasil menerapkan pengelolaan sampah yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dirinya berharap, solusi yang diterapkan di kedua daerah tersebut bisa diadaptasi di Samarinda. Program percontohan ini akan diterapkan di salah satu wilayah RT atau kelurahan, dan DLH diharapkan lebih giat dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang benar.

“Kita harap ke depan, Pemerintah Kota Samarinda juga mempertimbangkan penggunaan teknologi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan rendah emisi karbon,” ujarnya.

Deni berharap teknologi ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.

Terakhir, Deni juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat, khususnya rumah tangga, dalam memulai pengelolaan sampah dengan cara memilah sampah sejak dari rumah. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru