Puncak Erau 2026, Pemkab Kukar Tegaskan Keberlanjutan Warisan Adat Kutai

- Jurnalis

Minggu, 27 September 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Puncak Erau Adat Kutai 2026.

Foto: Suasana Puncak Erau Adat Kutai 2026.

INFONUSA.CO, KUTAI KARTANEGARA – Festival Adat Erau 2026 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencapai puncaknya melalui rangkaian prosesi mengulur naga, Beumban dan Begorok, Rangga Titi, Tepong Tawar hingga belimbur pada Minggu (27/9/2026).

Prosesi mengulur naga diawali dengan arak-arakan replika Naga Laki dan Naga Bini dari Museum Mulawarman atau Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura di Kecamatan Tenggarong menuju Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana.

 

Ketua Panitia Erau 2026, Pangeran Notonegoro Heriansyah, mengatakan rangkaian mengulur naga dan belimbur menjadi penanda puncak ritual adat Erau 2026.

Menurutnya, prosesi tersebut berkaitan dengan napak tilas munculnya Putri Karang Melenu yang memiliki keterkaitan dengan sejarah dan tradisi Kesultanan Kutai Kartanegara.

“Proses adat mengulur naga dan belimbur menjadi penanda puncak pelaksanaan prosesi ritual adat Erau 2026, yang merupakan napak tilas munculnya Putri Karang Melenu,” ujar Heriansyah.

Ia berharap seluruh prosesi dapat berlangsung lancar, aman dan tertib. Pelaksanaan Erau juga diharapkan menjaga keberlanjutan adat dan tradisi masyarakat Kutai yang diwariskan secara turun-temurun.

“Sebagaimana yang diadatkan dan memetik hikmah terdalam dari prosesi sebagaimana nilai-nilai kesakralan adat Kesultanan Kukar yang telah tumbuh dan berkembang,” katanya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan seluruh rangkaian ritual pada puncak Erau merupakan satu kesatuan yang sarat dengan nilai adat, sejarah dan spiritualitas.

“Prosesi Mengulur Naga, Beumban dan Begorok, Rangga Titi, Tepong Tawar dan belimbur merupakan satu kesatuan puncak acara Kesultanan Adat Erau Kukar 2026, yang sarat akan nilai adat, sejarah dan spiritualitas,” kata Aulia.

Ia menjelaskan, rangkaian tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan leluhur sekaligus ikhtiar memohon keselamatan dan perlindungan bagi pemimpin serta masyarakat.

Selain itu, ritual tersebut dimaknai sebagai simbol penyucian diri, pembersihan dari hal-hal yang bersifat negatif serta perekat persaudaraan masyarakat.

“Keseluruhan rangkaian tersebut merupakan wujud penghormatan terhadap warisan leluhur, ikhtiar memohon keselamatan dan perlindungan bagi pemimpin serta masyarakat sekaligus simbol penyucian diri, pembersihan diri dari segala hal yang bersifat negatif, serta perekat persaudaraan seluruh masyarakat,” ujarnya.

Pemkab Kukar, lanjut Aulia, berkomitmen mempertahankan pelaksanaan Erau sebagai agenda kebudayaan tahunan.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Kukar menyatakan komitmen untuk selalu mendukung kegiatan Erau setiap tahunnya,” tegasnya.

Puncak Erau 2026 turut dihadiri Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono, pimpinan daerah Provinsi Kalimantan Timur, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Kukar.

Basuki menyampaikan apresiasi kepada Kesultanan Kukar dan Pemkab Kukar atas pelaksanaan serta undangan dalam rangkaian puncak Erau 2026.

Menurutnya, komitmen pemerintah daerah terhadap pelestarian Erau dapat mendukung keberlanjutan kegiatan tersebut. Ia juga menilai kebudayaan memiliki peran dalam memperkuat persatuan, terutama melalui pemahaman budaya kepada generasi muda.

“Saya yakin dengan komitmen Bupati, Erau akan berkembang ke depannya dan menginspirasi kita terutama generasi muda bahwa tidak ada jalan lain kecuali kebudayaan yang dapat mempersatukan kita semua,” kata Basuki.

Ia berharap nilai-nilai yang terkandung dalam pelaksanaan Erau dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan di masa mendatang.

“Semoga apa yang kita lakukan ini dapat menjadi pondasi kita bersatu ke depannya,” pungkasnya. (Adv/fi)

Berita Terkait

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah
Dispar Kukar Siapkan Regenerasi Talenta Ekraf lewat Ekraf Goes to School
Bupati Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sumber Air di Permukiman Padat
Pemkab Kukar Petakan Kebutuhan Hidran dan Sumber Air di Permukiman Padat
Pemkab Kukar Siapkan Mini MPP di 20 Kecamatan, Layanan Akan Terintegrasi
Mini Mall Pujasera Kukar Disiapkan Jadi Hub Bisnis dan UMKM
Hasil ProASN Kukar Disiapkan untuk Pengembangan Karier dan Talent Pool ASN
ProASN Kukar Jadi Dasar Pengembangan Karier dan Talenta 400 ASN
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:31 WIB

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:28 WIB

Dispar Kukar Siapkan Regenerasi Talenta Ekraf lewat Ekraf Goes to School

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:26 WIB

Bupati Kukar Siapkan Dana RT untuk Perkuat Sumber Air di Permukiman Padat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:44 WIB

Pemkab Kukar Petakan Kebutuhan Hidran dan Sumber Air di Permukiman Padat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 16:42 WIB

Pemkab Kukar Siapkan Mini MPP di 20 Kecamatan, Layanan Akan Terintegrasi

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:31 WIB