Transformasi Pendidikan, 90 Persen Sekolah di Samarinda Telah Menerapkan Kurikulum Merdeka

- Jurnalis

Jumat, 13 Oktober 2023 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (foto:infonusa.co/Ho)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (foto:infonusa.co/Ho)

Infonusa.co, Samarinda – Transformasi pendidikan di Kota Samarinda semakin nyata dengan hampir 90 persen sekolah menerapkan Kurikulum Merdeka. Dukungan signifikan terhadap kebijakan ini mencerminkan perubahan besar dalam pendekatan pembelajaran. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam memajukan sistem pendidikan di Kota Samarinda.

Kebijakan yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), mendapat dukungan signifikan. Meskipun demikian, Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyoroti sejumlah tantangan yang masih harus diatasi dalam implementasinya.

“Meskipun banyak sekolah telah beralih ke Kurikulum Merdeka Belajar, beberapa di antaranya masih memerlukan perhatian dari pemerintah pusat dan daerah,” ungkapnya pada Jumat, (13/10/2023).

Tak hanya itu, dirinya juga menyoroti sarana dan prasarana (sarpras), Sumber Daya Manusia (SDM), hingga buku pelajaran, merupakan hal yang perlu diprioritaskan.

Kemudian, Politikus Partai Demokrat itu juga menyoroti peranan guru dankepala sekolah, dalammendoorong implentasi kurikulum tersebut.

Tentunya, Kurikulum Merdeka dianggap sebagai langkah positif untuk kemajuan pendidikan. Sehngga, dengan kerja sama antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua di rumah, maka pendidikan di Samarinda diharapkan akan terus membaik.

“Kolaborasi antara pemerintah, sekolah, guru, dan orang tua, pendidikan di Samarinda akan semakin maju,” tutupnya. (ADV/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru