Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronnie Pasie.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Muhammad Novan Syahronnie Pasie.

 

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Novan Syahronny Pasie, mengungkapkan keprihatinannya terhadap masih lemahnya perlindungan terhadap guru di lingkungan pendidikan.

Dirinya menilai bahwa para tenaga pendidik belum sepenuhnya mendapatkan jaminan keamanan dan penghormatan yang layak, meskipun memiliki peran strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Guru bukan hanya pelaksana kurikulum. Mereka adalah penentu masa depan bangsa. Sudah semestinya profesi ini dihargai dan dilindungi secara maksimal,” tegas Novan dalam keterangannya.

Sorotan Novan tak lepas dari sejumlah kasus kekerasan dan intimidasi yang menimpa guru di lingkungan sekolah. Menurutnya, insiden seperti ini mencerminkan tidak hanya tindakan individu, tetapi juga lemahnya sistem perlindungan institusional yang seharusnya menjamin rasa aman bagi para pengajar.

Ia mendorong agar pemerintah daerah segera merancang kebijakan perlindungan tenaga pendidik secara menyeluruh, mulai dari penyusunan regulasi hingga pembentukan mekanisme pelaporan dan pendampingan korban yang berpihak kepada guru.

“Tidak boleh ada guru yang takut bersuara saat mengalami tekanan atau kekerasan. Sistem perlindungan harus memberi rasa aman, bukan justru menambah beban,” ujarnya.

Lebih jauh, Novan menekankan pentingnya membangun budaya hormat terhadap guru yang dimulai dari lingkungan sekolah itu sendiri. Ia mendorong kepala sekolah, komite, dan orang tua murid untuk aktif menciptakan atmosfer yang mendukung dan menghargai peran tenaga pendidik.

“Sekolah harus menjadi ruang yang nyaman bagi guru menjalankan tugasnya, bukan tempat yang membuat mereka merasa tertekan atau rentan terhadap konflik,” tambahnya.

Komisi IV DPRD Samarinda, lanjut Novan, akan segera menginisiasi dialog bersama Dinas Pendidikan untuk menyusun program perlindungan guru secara lebih sistematis dan terstruktur. Ia menegaskan, peningkatan mutu pendidikan tidak akan tercapai tanpa menjamin kesejahteraan dan rasa aman para pendidik.

“Kalau kita ingin kualitas pendidikan meningkat, maka prioritas pertama adalah memastikan para guru bekerja dalam lingkungan yang aman, dihormati, dan diberi kepastian,” pungkasnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru