DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk merevitalisasi Pasar Segiri pada tahun 2027 mendatang mendapat catatan kritis dari DPRD Samarinda.

Di tengah kondisi efisiensi keuangan daerah, Pemkot diminta menahan diri dan lebih memprioritaskan alokasi anggaran untuk program yang jauh lebih mendesak bagi masyarakat luas, terutama penanganan banjir.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menilai proyek perombakan pasar tersebut belum menjadi kebutuhan darurat untuk dieksekusi dalam waktu dekat. Terlebih, hingga kini dewan belum menerima rincian maupun pembahasan lanjutan terkait kepastian mega proyek tersebut.

“Persoalan banjir masih membutuhkan perhatian dan anggaran besar. Jadi itu yang sebaiknya lebih diprioritaskan terlebih dahulu,” terangnya.

Viktor menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini perlu diarahkan pada program yang langsung berdampak terhadap kebutuhan masyarakat luas. Karena itu, revitalisasi pasar dinilai bisa dilakukan setelah kondisi fiskal daerah lebih stabil.

Ia menegaskan tidak menolak rencana pembangunan Pasar Segiri. Namun, pelaksanaannya harus dibarengi dengan kesiapan anggaran dan perencanaan yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru.

Selain itu, ia meminta pemerintah memaksimalkan fasilitas pasar yang sudah tersedia, termasuk pemanfaatan bangunan baru Pasar Pagi Samarinda.

Menurutnya, pemerintah perlu mengevaluasi terlebih dahulu tingkat keterisian pedagang di pasar yang sudah dibangun sebelum kembali mengalokasikan anggaran besar untuk proyek pasar lainnya.

“Jangan sampai setelah dibangun justru banyak kios kosong dan tidak dimanfaatkan secara maksimal,” ucapnya.

Ia menilai fenomena pasar yang awalnya ramai namun kemudian mulai ditinggalkan pedagang perlu menjadi bahan evaluasi pemerintah sebelum memutuskan pembangunan baru.

DPRD juga meminta pemerintah segera menuntaskan penyediaan tempat penampungan sementara bagi pedagang los sayur Pasar Segiri yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu.

Sebagai solusi sementara, dirinya mengusulkan pedagang yang kehilangan tempat usaha dapat dipindahkan sementara ke pasar lain yang masih memiliki ruang kosong, termasuk Pasar Pagi Samarinda.

“Langkah itu bisa membantu pedagang tetap menjalankan aktivitas ekonomi sambil menunggu penanganan lebih lanjut dari pemerintah kota,” pungkasnya. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru