Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (Ikhsan/Infonusa.co)

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar (Ikhsan/Infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Penanganan gelandangan, pengemis (gepeng), dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) di Kota Samarinda dinilai butuh solusi mendasar. DPRD Kota Samarinda menegaskan penertiban di jalanan tidak boleh berhenti sebatas razia, tetapi harus ditindaklanjuti dengan program pembinaan dan rehabilitasi yang jelas.

​Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengapresiasi kinerja Satpol PP dalam menegakkan aturan lewat razia penertiban. Namun, penertiban tersebut baru langkah awal yang harus segera disambung oleh instansi teknis, khususnya Dinas Sosial.

​”Tugas Satpol PP memang menertibkan di lapangan. Tapi setelah diamankan, harus ada pembinaan berkelanjutan dari Dinas Sosial agar mereka tidak kembali lagi ke jalanan,” ujar Anhar.

​Anhar menekankan pentingnya proses asesmen bagi setiap gepeng atau PMKS yang terjaring. Langkah ini berguna untuk memetakan akar masalah mereka, apakah butuh pelatihan keterampilan, pembinaan mental, pendampingan sosial, atau rehabilitasi di panti.

​Selain itu, ia juga mendorong penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kaltim, terutama dalam memfasilitasi lansia terlantar yang membutuhkan penanganan khusus di panti jompo.

​”Masalah sosial tidak bisa dibereskan satu instansi saja. Harus ada kolaborasi kuat antara Satpol PP, Dinas Sosial, hingga Pemprov Kaltim,” tegasnya.

​Persoalan ini kian kompleks karena banyak PMKS yang terjaring ternyata merupakan warga pendatang dari luar daerah. Oleh sebab itu, Pemkot Samarinda diminta aktif berkoordinasi dengan pemerintah daerah asal agar proses pemulangan dan pembinaan berjalan tuntas.

​DPRD Samarinda berharap penanganan PMKS ke depan lebih humanis dan fokus pada upaya pencegahan lewat pemulihan ekonomi warga, sehingga ketertiban Kota Tepian tetap terjaga tanpa menyampingkan sisi kemanusiaan. (San/Adv)

Berita Terkait

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi
Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi
Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir
Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan
Terbentur Keterbatasan Anggaran Wisata, Legislatif Samarinda Dorong Terobosan Wisata Budaya di Desa Pampang
Bahas Raperda LPJ APBD 2025, DPRD Samarinda Kaji Utang, Piutang, dan Aset Pemkot
Investasi Terus Meroket, Celni Pita Sari Nilai Samarinda Kian Dilirik untuk Ekspansi Bisnis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 16:21 WIB

Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban

Kamis, 3 September 2026 - 16:19 WIB

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan, Ismail Latisi Minta Sekolah Pinggiran Samarinda Dibenahi

Kamis, 3 September 2026 - 16:17 WIB

Raperda Sempadan Sungai Rampung 95 Persen, DPRD Samarinda Jamin Hak-Hak Warga Terdampak Dilindungi

Rabu, 2 September 2026 - 16:15 WIB

Banjir Pengunjung Bikin Jalan Macet, DPRD Minta Aset Menganggur di Folder Air Hitam Disulap Jadi Lahan Parkir

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Masih Minim Jalan Mulus hingga Air Bersih, Elnatan Minta Pembangunan Daerah Selatan Samarinda Diperhatikan

Berita Terbaru