Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – pengelolaan aset milik Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda kembali memicu kritik pedas dari legislatif. Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng, mengungkapkan bahwa hingga kini organisasi perangkat daerah (OPD) terkait belum juga menyerahkan data inventarisasi aset daerah secara menyeluruh kepada dewan.

Ia mengatakan, aset pemerintah seharusnya dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat maupun pembangunan kota. Namun, DPRD disebut masih kesulitan memperoleh rincian data mengenai keberadaan serta pemanfaatan aset milik pemerintah daerah.

Ketiadaan data yang transparan ini dinilai sangat menyulitkan fungsi pengawasan DPRD. Akibatnya, dewan kelimpangan dalam memetakan mana saja aset yang produktif, terbengkalai, atau bahkan yang berpotensi memicu masalah hukum.

“DPRD sampai sekarang masih membutuhkan data rinci terkait aset daerah. Ini penting supaya pengawasan terhadap pemanfaatan aset bisa berjalan maksimal,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, selama ini sejumlah persoalan aset justru diketahui setelah adanya laporan masyarakat ataupun temuan langsung di lapangan.

“Permasalahan yang muncul pun beragam, mulai dari pemanfaatan aset yang tidak jelas hingga tumpang tindih kepemilikan lahan antara pemerintah dan warga,” terangnya.

Ia menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya pembenahan serius dalam sistem pendataan dan pengawasan aset daerah.

Menurutnya, aset milik pemerintah kota seharusnya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan masyarakat ataupun meningkatkan nilai ekonomi daerah, bukan dibiarkan tanpa kepastian pengelolaan.

“Aset daerah harus memiliki manfaat yang jelas. Jangan sampai ada aset yang tidak terurus atau justru memunculkan konflik karena administrasinya tidak tertata,” ujarnya.

Karena itu, DPRD mendorong Pemerintah Kota Samarinda segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh aset daerah, termasuk memastikan legalitas, status pemanfaatan, serta pengelolaannya sesuai ketentuan.

Dirinya berharap langkah pendataan ulang dapat membuat pengelolaan aset daerah lebih tertib, transparan, dan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat maupun pembangunan kota ke depan. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru