Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Pansus IV DPRD Samarinda, Harminsyah. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Anggota Pansus IV DPRD Samarinda, Harminsyah. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) baru untuk memperkuat pencegahan dan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) serta HIV/AIDS.

Regulasi ini sengaja dirancang untuk tidak hanya berfokus pada fasilitas medis, melainkan memperluas keterlibatan aktif masyarakat.

Anggota Pansus IV DPRD Samarinda, Harminsyah, menegaskan bahwa perang melawan TBC dan HIV/AIDS tidak akan berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah dan tenaga kesehatan. Oleh karena itu, Raperda ini membidik peran strategis dari kader kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, hingga organisasi kemasyarakatan.

Menurutnya, kelompok-kelompok tersebut memiliki posisi strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat dan dapat membantu memberikan edukasi maupun mengenali gejala penyakit sejak dini.

“Mereka yang paling sering berada di tengah masyarakat. Ketika menemukan indikasi atau gejala tertentu, mereka bisa segera menyampaikan informasi kepada instansi terkait agar dapat ditindaklanjuti lebih cepat,” ucap Harminsyah.

Ia menjelaskan, pemerintah pusat sebenarnya telah memiliki sejumlah regulasi yang mengatur penanganan penyakit menular. Karena itu, penyusunan perda di tingkat daerah diarahkan untuk memperkuat implementasi kebijakan sesuai kondisi dan kebutuhan masyarakat Samarinda.

“Aturan dari pemerintah pusat sudah cukup banyak. Yang ingin kita perkuat melalui perda ini adalah bagaimana penerapannya di daerah, termasuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian penyakit,” ujarnya.

Harminsyah menilai upaya menekan angka kasus TBC dan HIV/AIDS tidak bisa dibebankan sepenuhnya kepada pemerintah maupun tenaga kesehatan. Peran masyarakat dinilai sangat penting, terutama dalam membangun kesadaran, meningkatkan edukasi, serta mendorong deteksi dini di lingkungan masing-masing.

“Kita ingin semua unsur yang ada di masyarakat bisa terlibat. Tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi sosial, dan lainnya memiliki kontribusi besar dalam memberikan pemahaman serta mencegah penyebaran penyakit,” tegasnya.

Dalam pembahasan Raperda tersebut, terdapat dua aspek utama yang menjadi perhatian, yakni penguatan langkah pencegahan melalui edukasi yang masif kepada masyarakat serta upaya meminimalkan risiko penularan pada kelompok rentan.

Selain itu, DPRD juga memanfaatkan momentum ini untuk mendesak pemerintah kota meningkatkan insentif dan kesejahteraan para kader posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak kesehatan.

“Kami terus mendorong agar kader kesehatan mendapatkan dukungan yang lebih optimal. Memang ada keterbatasan anggaran yang sering menjadi kendala, tetapi kami berharap ke depan perhatian terhadap mereka bisa semakin ditingkatkan,” pungkasnya. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Siswa Lebih Jago Bahasa Ketimbang Matematika, DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Jadi Biang Kerok
Utang Proyek 2025 Tembus Rp400 Miliar, DPRD Desak Pemkot Samarinda Segera Bayar Kontraktor
DPRD Samarinda Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Berdayakan Petani dan UMKM Lokal
DPRD Samarinda Desak Pemkot Benahi Sektor Pendidikan: Dari Kuota Sekolah hingga Beasiswa
Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:19 WIB

Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:16 WIB

Siswa Lebih Jago Bahasa Ketimbang Matematika, DPRD Samarinda Soroti Krisis Guru Jadi Biang Kerok

Senin, 8 Juni 2026 - 15:13 WIB

Utang Proyek 2025 Tembus Rp400 Miliar, DPRD Desak Pemkot Samarinda Segera Bayar Kontraktor

Senin, 8 Juni 2026 - 15:10 WIB

DPRD Samarinda Ingatkan Program Makan Bergizi Gratis Harus Berdayakan Petani dan UMKM Lokal

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Berita Terbaru