DPRD Samarinda Desak Pemkot Benahi Sektor Pendidikan: Dari Kuota Sekolah hingga Beasiswa

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 15:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Wakil Ketua Pansus LKPj DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto : Ist)

Ket. Foto : Wakil Ketua Pansus LKPj DPRD Samarinda, Abdul Rohim. (Foto : Ist)

Infonusa.co, Samarinda – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mendesak pemerintah kota (Pemkot) setempat untuk segera membenahi sektor pendidikan.

Fokus utamanya adalah mengatasi keterbatasan kapasitas sekolah negeri dan memperluas jangkauan bantuan pendidikan bagi masyarakat.

Wakil Ketua Pansus LKPj DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyoroti persoalan daya tampung sekolah yang terus menjadi rapor merah tahunan setiap kali tahun ajaran baru dimulai.

Menurutnya, banyak lulusan SD yang gagal masuk ke SMP negeri akibat minimnya jumlah sekolah dan ruang kelas yang tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah siswa.

Ia mengatakan pemerintah kota perlu memiliki basis data pendidikan yang lebih akurat agar kebutuhan sekolah dapat dipetakan dengan baik, termasuk untuk pembangunan ruang kelas baru maupun sekolah di kawasan padat penduduk.

“Data lulusan SD harus benar-benar diperkuat supaya pemerintah bisa menghitung kebutuhan sekolah secara tepat,” tegasnya.

Rohim menilai langkah tersebut penting agar seluruh siswa dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala keterbatasan kapasitas sekolah negeri.

Selain persoalan penerimaan siswa baru, ia juga meminta pemerintah memperluas program bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan pelajar berprestasi.

Selain bantuan untuk pelajar kurang mampu dan berprestasi di tingkat dasar, ia meminta program beasiswa juga menyasar jenjang perguruan tinggi hingga tingkat magister (S2) dan doktoral (S3). Beasiswa ini diharapkan bisa dinikmati oleh putra-putri daerah, tenaga pendidik, serta dosen.

“Kita ingin ada lebih banyak generasi Samarinda yang bisa melanjutkan pendidikan tinggi dan nantinya kembali membangun daerah,” ujarnya.

“Pendidikan harus dipandang sebagai investasi jangka panjang yang berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas masyarakat dan pembangunan daerah,” tambahnya.

Terakhir, Rohim berharap rekomendasi yang disampaikan Pansus LKPj dapat segera ditindaklanjuti pemerintah kota agar persoalan daya tampung sekolah maupun penyaluran beasiswa dapat berjalan lebih baik dan tepat sasaran di masa mendatang. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD
Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi
Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​
Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat
DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda
Dorong Perlindungan Pekerja, Sri Puji Astuti Soroti Pentingnya Surat Edaran Wali Kota
6.000 Anak di Samarinda Belum Bersekolah, Komisi IV DPRD Ungkap Dominasi Usia PAUD
Warga Ramai-Ramai Beralih ke Pertalite Membuat SPBU Mengular, Novan Syahronie Desak Pertamina Cari Solusi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Semarakkan HUT ke-81 RI, DPRD Samarinda Gelar Beragam Acara Tanpa APBD

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Jangan Cuma Dirazia, Anhar Minta Penanganan Gepeng Diikuti Pembinaan dan Rehabilitasi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:56 WIB

Data Penduduk Belum Valid, DPRD Samarinda Minta Disdukcapil Cepat Terapkan KTP Digital ​

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Wacana Pengalihan Pengelolaan Guru ASN ke Pemerintah Pusat, DPRD Samarinda Beri Respon Cepat

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:49 WIB

DPRD Samarinda Gerak Cepat Dalam Mencegah Penyalahgunaan Narkotika Untuk Generasi Muda

Berita Terbaru