Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Istimewa)

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti. (Istimewa)

Infonusa.co, Samarinda – Peluncuran program Sekolah Rakyat di Kota Samarinda mendapat apresiasi dari kalangan legislatif sebagai upaya nyata memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera dan mereka yang putus sekolah.

Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti, menyebut inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam menjawab ketimpangan akses pendidikan yang selama ini masih terjadi.

“Masalah utama banyak anak tidak bersekolah bukan karena tidak mau belajar, tapi karena faktor ekonomi dan minimnya dukungan lingkungan. Sekolah Rakyat bisa menjadi jembatan harapan bagi mereka yang terpinggirkan oleh sistem pendidikan formal,” ujar Puji.

Program ini akan dijalankan perdana di Kecamatan Palaran dengan kuota awal sebanyak 100 peserta. Menurut Puji, konsep Sekolah Rakyat tidak hanya berfokus pada pendidikan akademik dasar secara gratis, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan hidup, penguatan karakter, dan pemahaman nilai-nilai sosial secara mendalam.

“Ini bukan sekolah biasa. Di sini, anak-anak dibina secara menyeluruh – bukan hanya kecerdasannya, tapi juga emosional dan sosialnya. Model ini sangat relevan untuk anak-anak yang selama ini tertinggal dari sistem formal,” jelasnya.

Puji juga menekankan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial dalam tahap pelaksanaan. Ia mendorong agar proses seleksi peserta dilakukan secara objektif dan akurat, agar tepat sasaran dan menyentuh anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan.

“Kita tidak boleh keliru dalam menyalurkan harapan. Seleksi harus jujur dan benar-benar menjangkau mereka yang berada di garis paling rentan,” tegasnya.

Lebih jauh, ia berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi cikal bakal model pendidikan alternatif yang bisa diperluas ke wilayah lain di Samarinda. Ia menyebut keberhasilan di tahap awal akan menjadi modal kuat untuk mengembangkan program serupa di kecamatan lainnya.

“Kalau berhasil, kita harus dorong agar program ini hadir di tempat lain. Pendidikan harus menjangkau semua anak, di mana pun mereka berada,” katanya.

Puji menegaskan bahwa kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar proyek sosial, tetapi bentuk konkret dari keberpihakan negara terhadap pemenuhan hak dasar anak.

“Sudah waktunya kita merombak cara pandang terhadap pendidikan. Ini bukan hanya soal sekolah, tapi soal keadilan sosial dan masa depan generasi muda,” pungkasnya. (Ikhsan/Adv)

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Kepala DPMD Kukar, Arianto.

Pemkab Kukar

DPMD Kukar Kawal Realisasi Anggaran Stunting hingga Tingkat Desa

Rabu, 30 Sep 2026 - 19:10 WIB