Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur

Infonusa.co, Samarinda – Kalimantan Timur dinilai memiliki kekayaan sektor perikanan yang sangat menjanjikan, mulai dari perairan tawar di pedalaman hingga kawasan pesisir. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya dimaksimalkan untuk memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Guntur, menilai pengelolaan sumber daya perikanan masih perlu ditingkatkan agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Ia menyebut, berbagai wilayah di Kaltim menyimpan potensi perikanan yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan jika didukung kebijakan yang tepat.

Salah satu contoh yang disorot adalah Danau Melintang, yang dikenal sebagai kawasan perairan tawar dengan ketersediaan ikan yang melimpah. Menurut Guntur, kawasan tersebut memerlukan perencanaan pengelolaan yang lebih terarah agar potensi alamnya tidak terbuang sia-sia.

“Danau Melintang punya sumber ikan air tawar yang besar. Kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi penopang ekonomi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain perairan darat, Guntur juga menyinggung kawasan pesisir seperti Muara Badak, Marangkayu, Anggana, hingga Samboja yang selama ini menjadi sentra hasil laut bernilai ekonomi tinggi. Di sisi lain, budidaya ikan di wilayah Loa Kulu dan Loa Janan dinilai menunjukkan perkembangan positif, terutama melalui pemanfaatan keramba oleh masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembudidaya lokal mengembangkan usaha perikanan menjadi bukti bahwa sektor ini masih memiliki ruang besar untuk tumbuh. Meski demikian, ia mengingatkan adanya tantangan yang perlu segera dicarikan solusi, salah satunya ketergantungan terhadap pakan ikan dari luar daerah.

“Selama pakan masih didatangkan dari luar, biaya produksi akan tetap tinggi. Ini tentu memberatkan pembudidaya dan perlu perhatian serius,” katanya.

Guntur berharap pemerintah daerah dapat mendorong kebijakan yang mendukung kemandirian sektor perikanan, termasuk penguatan produksi pakan lokal. Dengan langkah tersebut, sektor perikanan diyakini mampu menjadi salah satu penopang utama ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total
Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni
Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata
Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat
Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi
Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah
DPRD Samarinda Panggil Disdikbud dan Desak Pembenahan Komunikasi Terkait Tersendatnya Intensif Guru 
Sempat Mandek, Komisi IV DPRD Samarinda Hidupkan Kembali Raperda Penanggulangan HIV-TB
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:20 WIB

Anggaran Sewa Mobil Dinas Rp160 Juta Sebulan Tuai Kritik, Komisi I DPRD Samarinda Agendakan Evaluasi Total

Senin, 25 Mei 2026 - 15:16 WIB

Yakob Desak Pemkot Samarinda Tingkatkan Keberpihakan pada Sanggar Seni

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:11 WIB

Apresiasi Prestasi Seni Suara, Celni Pita Sari Berkomitmen Jadi Donatur Rutin Tahunan Borneo Cantata

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:08 WIB

Pemenuhan Air Bersih Ditarget 2029, DPRD Samarinda Desak Perumdam Lakukan Akselerasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:58 WIB

Polemik Bagi Hasil Teras Samarinda Menghangat, Iswandi Ingatkan Pemkot Jaga Iklim Investasi Daerah

Berita Terbaru