Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah. (Foto : Sb)

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah. (Foto : Sb)

Infonusa.co, Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda meminta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan sampah di Kota Tepian. Langkah ini dinilai penting agar akar masalah penanganan kebersihan di lapangan dapat dipetakan secara objektif dan akurat.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, meluruskan pandangan publik bahwa tumpukan sampah di sudut kota tidak serta-merta mencerminkan buruknya kinerja petugas pelayanan. Ada berbagai faktor yang perlu dikaji, termasuk kondisi sarana dan prasarana yang digunakan dalam proses pengangkutan sampah.

Menurutnya, ada kendala teknis krusial di balik layar yang kerap luput dari perhatian warga, salah satunya kondisi armada pengangkut yang rusak atau fasilitas pendukung yang sudah usang.

 

“Masyarakat mungkin hanya melihat sampah yang menumpuk. Padahal bisa saja ada persoalan teknis di lapangan yang memengaruhi proses pengangkutan dan penanganannya,” tututnya.

Ia menilai komunikasi antara Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan DPRD perlu terus diperkuat agar setiap hambatan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti. Dengan koordinasi yang baik, kebutuhan pelayanan dapat dipetakan dan dicarikan solusi secara bersama.

“Kalau ada kendala seperti kekurangan armada atau fasilitas lainnya, tentu perlu disampaikan agar bisa dibahas sesuai kebutuhan dan kemampuan daerah,” ucapnya.

Selain pembenahan fasilitas, Andriansyah juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat.

Karena itu, berbagai program peningkatan kesadaran lingkungan terus didorong, termasuk melalui gerakan Sobat Darling yang diharapkan mampu mengajak masyarakat lebih aktif menjaga kebersihan kota.

“Penanganan sampah adalah tanggung jawab bersama. Jika pemerintah dan masyarakat bergerak bersama, persoalan ini bisa ditangani secara bertahap dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Sb/Adv)

Berita Terkait

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Pemkab Kukar Sinkronkan Data Penerima Insentif Pelayan Keagamaan untuk 2027
Pemulihan Korban Kebakaran Melayu Dikaji Sekaligus dengan Penataan Jalan
Dispar Kukar Dorong Memanda Kutai Perluas Panggung hingga Nasional
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Berita Terbaru

Foto: Rapat pembahasan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kukar. (Istimewa)

Advertorial

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 19:41 WIB