Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

- Jurnalis

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias.

Foto: Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kukar, Ananias.

Infonusa.co, KUTAI KARTANEGARA — Pengembangan sorgum dan jelai di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) direncanakan menjangkau lebih banyak kelompok tani. Setelah menyiapkan pengembangan di dua kawasan Pengembangan Ketahanan Pangan (KPT), Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar membidik perluasan budidaya kedua komoditas tersebut bersama kelompok wanita tani (KWT) di 20 kawasan.

Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan perluasan ini diarahkan untuk mengenalkan sumber karbohidrat alternatif sekaligus mendorong pemanfaatan potensi pangan lokal. Langkah tersebut sejalan dengan program Stop Boros Pangan dan kampanye “Kenyang Tidak Harus Nasi”.

“Kalau kita mau mandiri pangan, kita tidak boleh hanya tergantung kepada beras. Kita harus melakukan penganekaragaman. Salah satunya melalui diversifikasi pangan dengan memberdayakan pangan-pangan lokal kita,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Sebagai tahap awal, pengembangan sorgum dan jelai direncanakan berlangsung di KPT Desa Sumber Sari dan Karang Tunggal. Kegiatan tidak hanya mencakup budidaya, tetapi juga diarahkan hingga proses panen, pengemasan, dan pemasaran agar hasilnya berpeluang dikembangkan menjadi produk pangan.

Jelai telah lama dikenal masyarakat Kutai, khususnya masyarakat Dayak. Sementara sorgum yang berasal dari luar daerah dinilai berpotensi dibudidayakan di Kukar dengan memperhatikan kesesuaian tanah dan iklim.

Ananias menjelaskan, kedua komoditas tersebut telah dimasukkan dalam Rencana Strategis Disketapang Kukar periode 2025–2029. Pengembangannya diharapkan memperluas pilihan bahan pangan yang dapat diolah dan dikonsumsi masyarakat.

Salah satu hal yang menjadi perhatian ialah cara pengolahan sorgum agar lebih mudah diterima sebagai pengganti beras. Sorgum putih yang telah diolah dapat memiliki tampilan menyerupai nasi dan dimasak menggunakan peralatan rumah tangga.

“Kalau sorgum putih, cara memasaknya cukup mudah. Direndam satu malam, kemudian dimasukkan ke magic com, sudah bisa menjadi nasi,” jelasnya.

Selain sebagai sumber karbohidrat alternatif, sorgum juga memiliki potensi pemanfaatan pada bagian tanaman lainnya. Bijinya dapat diolah menjadi bahan pangan, sedangkan batangnya berpotensi menghasilkan cairan manis yang dapat diproses lebih lanjut.

Menurut Ananias, budidaya sorgum dan jelai juga berpeluang dilakukan di lahan yang tidak harus berupa persawahan dengan pasokan air seperti yang dibutuhkan tanaman padi. Meski demikian, pengembangannya tetap perlu memperhatikan kesesuaian lahan dan teknik budidaya masing-masing komoditas.

Perluasan ke 20 kawasan bersama KWT menjadi langkah lanjutan yang direncanakan Disketapang Kukar untuk memperkenalkan kedua tanaman tersebut kepada masyarakat. Keberlanjutan program nantinya tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan budidaya, tetapi juga kemampuan mengolah dan memasarkan hasil panen.

Melalui pengembangan tersebut, Disketapang Kukar berharap sorgum dan jelai dapat semakin dikenal sebagai alternatif pangan lokal.

Upaya ini sekaligus diarahkan untuk memperluas keragaman konsumsi masyarakat dan mendukung kemandirian pangan daerah. (Adv/fi)

Berita Terkait

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Pemkab Kukar Sinkronkan Data Penerima Insentif Pelayan Keagamaan untuk 2027
Pemulihan Korban Kebakaran Melayu Dikaji Sekaligus dengan Penataan Jalan
Dispar Kukar Dorong Memanda Kutai Perluas Panggung hingga Nasional
Usulan BSPS Kukar Capai 531 Rumah, Calon Penerima Diverifikasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:42 WIB

Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca

Senin, 12 Oktober 2026 - 19:41 WIB

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Berita Terbaru

Foto: Rapat pembahasan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026 yang berlangsung di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kukar. (Istimewa)

Advertorial

Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026

Senin, 12 Okt 2026 - 19:41 WIB