DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Ardiansyah. (Foto : Sb)

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Ardiansyah. (Foto : Sb)

Infonusa.co, Samarinda – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, M. Ardiansyah, mendesak penguatan koordinasi dan keterbukaan komunikasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan pihak legislatif.

Langkah ini dinilai krusial agar dewan dapat mengendus berbagai kendala pelayanan publik sejak dini sebelum telanjur memicu keluhan massal dari masyarakat.

“Sering kali ada berbagai keterbatasan yang dihadapi perangkat daerah, baik dari sisi sumber daya manusia, sarana pendukung maupun anggaran. Hal-hal seperti ini perlu disampaikan agar dapat dipahami bersama,”Ujarnya.

Ardiansyah mengatakan DPRD membutuhkan informasi yang lengkap untuk mengetahui kondisi riil yang dihadapi setiap OPD. Dengan demikian, fungsi pengawasan dan pengambilan kebijakan dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.

Menurutnya komunikasi tidak seharusnya dibangun hanya ketika muncul persoalan atau keluhan dari masyarakat. Koordinasi yang rutin justru akan membantu mengantisipasi berbagai hambatan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

“Kalau komunikasi berjalan baik sejak awal, tentu akan lebih mudah bagi semua pihak untuk mencari jalan keluar atas setiap kendala yang ada,” ucapnya

Ia mengaku selama ini berupaya menjalin komunikasi langsung dengan sejumlah OPD untuk memperoleh gambaran mengenai tantangan yang mereka hadapi dalam menjalankan program dan pelayanan publik.

Andriansyah menegaskan DPRD tidak hanya berfungsi melakukan pengawasan, tetapi juga mendukung kebutuhan pemerintah daerah agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

“Jika memang ada kebutuhan tambahan, baik fasilitas, personel maupun dukungan anggaran, sebaiknya disampaikan secara terbuka agar bisa dibahas sesuai mekanisme yang berlaku,” tegasnya.

Ia berharap budaya keterbukaan dan kolaborasi antara DPRD dan OPD terus diperkuat. Menurutnya, sinergi yang baik akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Samarinda.

“Semakin baik koordinasi yang terbangun, semakin cepat pula solusi dapat ditemukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Sb/Adv)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Rupiah Anjlok Terhadap Dolar AS, DPRD Samarinda Wanti-Wanti Lonjakan Harga Sembako Akibat Ongkos Kirim Mahal
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:36 WIB

DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru