DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah. (Foto : Sb)

Ket. Foto : Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah. (Foto : Sb)

Infonusa.co, Samarinda – Keberadaan relawan pengatur lalu lintas mandiri yang kerap membantu mengurai kemacetan di sejumlah persimpangan jalan mendapat atensi dari DPRD Kota Samarinda. Komisi III mendorong pemerintah kota untuk segera memberikan pembinaan terarah serta payung hukum yang jelas bagi aktivitas mereka.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, M. Andriansyah, menilai peran para relawan ini masih sangat dibutuhkan publik, terutama untuk menambal keterbatasan personel resmi di titik-titik rawan macet yang tidak terjaga 24 jam.

“Di beberapa kawasan, mereka cukup berperan membantu mengatur kendaraan sehingga kemacetan bisa berkurang. Kehadiran mereka juga sering dirasakan manfaatnya oleh pengguna jalan,” ungkapnya.

Ia menilai sudah saatnya pemerintah menyusun skema pembinaan yang jelas agar aktivitas para relawan dapat berjalan lebih tertib dan memiliki dasar yang kuat.

“Perlu ada pendampingan dan pengaturan yang baik. Bahkan bisa dipertimbangkan pemberian tanda pengenal agar mereka memiliki identitas yang jelas saat bertugas membantu masyarakat,” ujarnya.

Selain itu, Andriansyah juga menyoroti aspek keselamatan para relawan yang setiap hari berada di tengah padatnya lalu lintas. Menurutnya, risiko yang mereka hadapi cukup besar sehingga perlu mendapat perhatian dari pemerintah.

“Mereka bekerja di lingkungan yang penuh risiko, mulai dari cuaca hingga potensi kecelakaan di jalan. Karena itu, perlindungan seperti akses jaminan kesehatan patut dipertimbangkan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menilai keberadaan relawan dapat menjadi dukungan tambahan bagi upaya pengaturan lalu lintas di tengah keterbatasan jumlah personel yang dimiliki instansi terkait.

“Jika dikelola dengan baik dan memiliki aturan yang jelas, mereka bisa menjadi mitra dalam membantu kelancaran lalu lintas tanpa menimbulkan persoalan baru,” katanya.

Meski demikian, Andriansyah menegaskan relawan pengatur lalu lintas tidak dimaksudkan untuk mengambil alih tugas aparat atau petugas resmi. Peran mereka hanya sebagai pendukung dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuannya adalah membangun kerja sama yang bermanfaat bagi publik. Yang terpenting, ada regulasi dan mekanisme yang jelas agar keberadaannya benar-benar memberi dampak positif,” pungkasnya. (Sb/Adv)

Berita Terkait

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
DPRD Samarinda Minta OPD Jangan Malu Curhat Soal Minimnya Anggaran dan Fasilitas Pelayanan
Sampah Menumpuk Bukan Melulu Soal Kinerja, DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total Armada DLH
Rupiah Anjlok Terhadap Dolar AS, DPRD Samarinda Wanti-Wanti Lonjakan Harga Sembako Akibat Ongkos Kirim Mahal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:36 WIB

DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:31 WIB

Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah

Berita Terbaru