Syahrudin Dorong Pemerintah PPU Lakukan Penanganan Pasar Liar dengan Pendekatan Berkelanjutan

- Jurnalis

Senin, 30 September 2024 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahrudin M Noor, menyerukan pemerintah daerah untuk menerapkan pendekatan yang lebih empatik dan berkelanjutan dalam menghadapi pasar liar yang terus tumbuh di wilayah tersebut.

Syahrudin menilai bahwa kebijakan pelarangan yang selama ini diterapkan hanya bersifat sementara dan tidak memberikan solusi memadai bagi pedagang.

“Kalau itu dikelola dengan baik ya itu bisa ditata. Itu kan kita mau melarang, di lain sisi itu rumahnya orang, tetapi kalau kita melarang harus memberikan ruang dan fasilitas di situ,” kata Syahrudin, menekankan pentingnya solusi alternatif agar kebijakan lebih adil.

Syahrudin menyoroti bahwa aturan keras tanpa solusi hanya akan menjadi ketidakadilan sosial bagi para pedagang. Ia percaya bahwa kebijakan penataan pasar harus memberi ruang kepada pedagang untuk berusaha, bukan sekadar mengatur secara kaku.

“Kita berikan ruang mereka untuk berbisnis dan berdagang. Tetapi kalau kita hanya melarang berdasarkan regulasi, sementara kita tidak memberikan solusi itu kan zalim kita kepada masyarakat,” ungkapnya.

Syahrudin juga mengakui bahwa munculnya pasar liar sering kali merupakan respons masyarakat untuk bertahan hidup.

“Masyarakat kita ini intinya kan mau bertahan hidup ini dengan berusaha. Ya mereka menggunakan lah fasilitas yang ada. Kita tidak memberikan ruang itu,” tambahnya.

Dalam usulannya, Syahrudin mengajak pemerintah daerah untuk bersikap lebih kreatif dan empatik terhadap fenomena ini, dengan mendirikan pasar-pasar baru yang ramah pedagang kecil serta membenahi pasar yang sudah ada dengan menyediakan infrastruktur yang memadai dan pengaturan yang lebih manusiawi.

Syahrudin optimis bahwa dengan ruang dan fasilitas yang layak, pedagang dapat menjalankan usahanya tanpa khawatir terhadap razia atau penggusuran yang sering menghantui mereka.

Pendekatan ini, menurutnya, tak hanya menyelesaikan masalah pasar liar tetapi juga menciptakan iklim usaha yang lebih sehat dan kondusif di PPU. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB