INFONUSA.CO, KUTAI KARTANEGARA – Penyelesaian saluran drainase dan perbaikan badan jalan menjadi fokus rehabilitasi Jalan Muso Bin Salim di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Hingga Kamis (15/10/2026), progres pekerjaan telah mencapai sekitar 65 persen dari total anggaran sekitar Rp8 miliar.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kukar, Linda Juniarti, mengatakan pekerjaan masih berlangsung di sejumlah titik, terutama pada saluran drainase di sekitar kawasan Dinas Kesehatan hingga ujung Jalan Cut Nyak Dien.
“Masih dikerjakan itu saluran dan badan jalan. Drainase di bagian ujung kawasan Dinas Kesehatan masih diselesaikan, begitu juga badan jalannya,” ujar Linda.
Selain drainase, perbaikan badan jalan terus dilakukan untuk menuntaskan bagian yang belum selesai. Ruas yang direhabilitasi diperkirakan memiliki panjang sekitar 320 hingga 360 meter.
Kerusakan pada sejumlah bagian jalan diketahui terjadi akibat aktivitas alat berat ketika pekerjaan saluran sebelumnya berlangsung. Karena itu, rehabilitasi tidak hanya menyelesaikan pembenahan drainase, tetapi juga memulihkan kondisi badan jalan.
Pekerjaan tersebut turut mencakup pembangunan satu box culvert atau saluran beton berbentuk kotak di dekat kantor kepolisian. Infrastruktur ini menjadi bagian dari pembenahan sistem drainase di kawasan Jalan Muso Bin Salim.
Linda menjelaskan, progres proyek saat ini meningkat dibandingkan capaian sebelumnya yang masih berada di kisaran 61 persen. Meski demikian, penyelesaian pekerjaan yang tersisa perlu dijaga agar sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan proyek sebelumnya sempat tertunda karena Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) belum diterbitkan. Pekerjaan baru dapat dimulai setelah dokumen anggaran tersebut tersedia.
Dengan progres yang telah mencapai 65 persen, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar menargetkan seluruh pekerjaan rehabilitasi rampung pada akhir Desember 2026.
“Targetnya akhir Desember. Progresnya sudah sekitar 65 persen, mudah-mudahan pekerjaan yang tersisa bisa diselesaikan sesuai jadwal,” pungkasnya.
Penyelesaian rehabilitasi ini diharapkan memperbaiki kondisi badan jalan sekaligus mendukung fungsi drainase di kawasan tersebut. Pencapaian target akhir tahun akan bergantung pada penyelesaian seluruh pekerjaan yang masih berlangsung di lapangan. (Adv/fi)










