Sri Puji Astuti : Penanganan Stunting Butuh Sinergi Bersama

- Jurnalis

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 01:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (ist)

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti (ist)

Infonusa.co, SAMARINDA – Beragam upaya telah dilakukan Pemkot Samarinda dalam menangani kasus stunting. Namun pada kenyataannya persoalan tersebut masih sulit ditangani oleh pemerintah di daerahnya.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti menyatakan bahwa upaya pengentasan stunting ini tak hanya tugas pemerintah saja, melainkan kolaborasi dari berbagai pihak sangat diperlukan untuk mewujudkan upaya percepatan penurunan stunting nasional.

“Sebenarnya itu adalah tugas bersama, tapi Pemkot Samarinda lebih punya peran penting menekan angka stunting,” jelas Puji, Sabtu (21/10/2023).

Politikus Partai Demokrat itu mengutarakan, jika permasalahan stunting ini tak ditangani dengan serius maka dikhawatirkan akan berdampak buruk bagi masa depan seorang anak.

Sebab baginya, anak yang sehat, produktif, dan cerdas merupakan aset yang sangat berharga bagi masa depan. Sehingga hal tersebut lah yang perlu dijaga bagi setiap generasi bangsa.

“Tidak bisa dianggap sepele ini stunting, dampaknya juga berbahaya bagi jangka panjang si anak. Ini harus di perhatikan supaya angka stunting ini dapat ditekan,” ungkapnya.

“Kasus ini juga bisa terjadi karena pola asuh yang kurang tepat dan pemberian gizi yang kurang tepat,” tambahnya.

Kendati demikian, ia berharap pihak-pihak terkait dapat melakukan strategi efektif untuk menekan angka stunting. Misalkan seperti memberi bantuan makanan yang bergizi ataupun edukasi terhadap para orang tua.

“Harapannya ini bisa segera tertangani ya, karena kita tidak ingin juga stunting ini meningkat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium
Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 21:05 WIB

Air Eks Tambang Diwacanakan Jadi Air Baku, DPRD PPU Minta Uji Laboratorium

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Berita Terbaru

Foto: Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri.

Pemkab Kukar

Pemkab Kukar Pastikan Anak Korban Kebakaran Kembali Bersekolah

Kamis, 8 Okt 2026 - 00:31 WIB