Penggunaan Bus Listrik di Samarinda Terganjal, Komisi III DPRD Soroti Kendala Tata Kota

- Jurnalis

Rabu, 8 November 2023 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie (infonusa.co/HO)

Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie (infonusa.co/HO)

Infonusa.co, Samarinda – Sekretaris Komisi III DPRD Samarinda, Novan Syahronny Pasie, menyampaikan penilaiannya terhadap rencana Pemerintah Kota Samarinda dalam membangun bus listrik sebagai upaya mengatasi kemacetan. Novan menyoroti bahwa langkah ini dirasa kurang efektif karena kondisi tata kota yang belum mendukung. Dikatakannya bahwa penerapan bus listrik untuk mengurai kemacetan masih terhambat karena banyaknya masyarakat yang tinggal di gang.

Kendala yang muncul menurut Novan adalah kesulitan yang akan dihadapi masyarakat dalam mencari halte bus, terutama dengan banyaknya warga yang tinggal di area gang. Meskipun rencana tersebut sedang dievaluasi, komisi III DPRD Samarinda menekankan bahwa saat ini tata kota yang belum mendukung menjadi hambatan utama dalam penerapan solusi transportasi ini. Hal ini menyulitkan upaya pengurangan kemacetan yang masih menjadi masalah utama di Samarinda.

“Contoh saja orang yang tinggal di daerah ataupun di dalam-dalam gang, apakah halte atau tempat berhentinya ada atau tidak di daerah mereka ya kan seperti itu,” jelas Novan.

Untuk menerapkan wacana tersebut ia mendorong agar Pemkot Samarinda untuk mencari trobosan baru sehingga program penggunaan transport umum berbasis ramah lingkungan itu dapat digunakan dengan baik.

“Tapi hal ini kita menyambut baik tinggal nanti mengatur sistemnya seperti apa biar bisa lebih maksimal dengan mengurai atau mengurangi tingkat kemacetan,” ucapnya.

Belakangan ini beredar bahwa pengadaan bus listrik di Samarinda tidak jadi diterapkan dan dirubah menggunakan bus konvenstional dikarenakan kondisi jalan di Kota Tepian yang belum memadai.

“Memang jalan di Samarinda itu belum memadai sehingga itu tidak dapat dilakukan,” tutupnya. (Mr/adv)

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Berita Terbaru