Mangkrak Tak Terbengkalai, Agiel Menyayangkan Stadion Palaran Tak Dikelola

- Jurnalis

Senin, 6 November 2023 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anggota DPRD Kaltim, Agiel Suwarno.

Foto: Anggota DPRD Kaltim, Agiel Suwarno.

Infonusa.co, Samarinda – Aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov), Stadion Palaran dibangun tepat saat menjelang pagelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XVII pada tahun 2008 silam dimana Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tuan tumah.

Sebagai informasi, pembangunan stadion tersebut dimulai pada tahun 2006. Tidak tanggung-tanggung, biaya yang dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk pembangunan stadion ini memakan biaya yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp 800 miliar.

Mirisnya, sampai saat ini stadion tersebut hanya tinggal kenangan tanpa perhatian dari Pemprov secara khusus dan kajian mendalam terkait mekanisme pengelolaan.

Anggota DPRD Kaltim, Agiel Suwarno pun sependapat saat ditanyai soal kondisi, progres pembangunan serta pemanfaatan aset milik daerah tersebut.

“Dulu itu kan stadion Palaran disiapkan untuk menghadapi PON kan, karena kita tuan rumah, gitu. Anggarannya banyak sekali tuh, apalagi lahannya luas,” bebernya Agiel kepada awak media, Senin (6/11/2023).

Ketika disinggung mengenai upata Pemprov Kaltim dalam pemanfaatan jangka panjang stadion tersebut, selaku anggota dewan Agiel mengaku bahwa pihaknya tidak mengetahui pasti.

Namun, lanjut Agiel, stadion terbesar ke dua di Indonesia itu memang dipersiapkan untuk pelaksanaan PON dan tempat aktivitas para pecinta olahraga.

“Ya memang mungkin pada saat itu, saya tidak tau konsep yang ke belakangnya bagaimana, tetapi pada saat itu memang dipersiapkan untuk meghadapi PON,” jelasnya.

Ditanya soal adanya kesalahan Pemprov Kaltim yang tidak mampu melakukan pengelolaan aset, Agiel dengan tegas membenarkan dan sangat menyayangkan mangkraknya aset yang menghabiskan banyak uang rakyat itu.

“Oh ya memang jelas pasti terjadi kesalahan itu. Kan eventnya hanya sekali tuh, PON. Setelah itu kan langsung mangkrak. Itu yang tidak dipikirkan kan sayang,” tutup Agiel. (Mr/adv)

Berita Terkait

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:27 WIB

Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh

Berita Terbaru