Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kalimantan Timur menyoroti masih lemahnya penegakan hukum yang terjadi di tengah masyarakat. Banyaknya regulasi dinilai belum sepenuhnya menjamin hukum berjalan efektif jika tidak didukung oleh aparat yang konsisten serta kesadaran publik yang memadai.

Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Sarkowi V. Zahry, mengungkapkan bahwa sistem hukum tidak dapat berdiri hanya pada keberadaan aturan tertulis. Menurutnya, ada tiga pilar utama yang harus berjalan beriringan agar hukum memiliki daya paksa dan wibawa.

Ia menjelaskan, pilar pertama adalah substansi hukum, yakni aturan dan perundang-undangan yang menjadi dasar penegakan hukum. Pilar kedua adalah struktur hukum yang mencakup lembaga serta aparat penegak hukum yang bertugas menjalankan aturan tersebut secara profesional dan berkeadilan.

Namun demikian, Sarkowi menilai aspek ketiga, yakni budaya hukum masyarakat, sering kali menjadi titik lemah. Rendahnya kesadaran, kepatuhan, dan sikap taat aturan membuat penegakan hukum di lapangan kerap tidak berjalan maksimal.

“Sebagus apa pun regulasinya, tidak akan efektif jika aparat tidak konsisten atau masyarakat tidak memiliki kesadaran hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan, ketidakseimbangan pada salah satu unsur tersebut dapat melemahkan keseluruhan sistem hukum. Akibatnya, hukum berpotensi kehilangan fungsi sebagai alat pengatur kehidupan sosial dan pelindung keadilan.

Sarkowi pun mendorong adanya penguatan secara simultan, baik melalui pembenahan regulasi, peningkatan profesionalitas aparat penegak hukum, maupun edukasi berkelanjutan kepada masyarakat agar lebih sadar dan patuh terhadap hukum.

“Sinergi ketiga unsur ini mutlak diperlukan agar hukum benar-benar hadir sebagai penjaga keadilan dan ketertiban,” pungkasnya.

(Ina/Adv/DPRDKaltim)

Berita Terkait

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 
Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis
Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal
Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong
Banjir Berulang Disorot, DPRD Kaltim Minta AMDAL Perusahaan Dievaluasi Menyeluruh
Safari Natal Ekti Imanuel di Kubar, Pesan Kerukunan Jadi Penekanan
Manfaat SDA Dinikmati Bersama, DPRD Kaltim Dorong Optimalisasi CSR Perusahaan
Banjir Terjadi di Banyak Wilayah, DPRD Kaltim Nilai Penanganan Harus Berskala Nasional
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:24 WIB

KOHATI Samarinda Bersinergi dengan Komisi III DPRD dan DLH Kota Samarinda Bahas Isu Lingkungan Kota Samarinda 

Rabu, 17 Desember 2025 - 20:03 WIB

Hasanuddin Nilai Pemilihan Kepala Daerah Lewat DPRD Tetap Demokratis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:49 WIB

Potensi Perikanan Kaltim Dinilai Besar, Guntur Dorong Pengelolaan Lebih Optimal

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:44 WIB

Sarkowi Nilai Penegakan Hukum Belum Optimal Tanpa Dukungan Kesadaran Masyarakat

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Budianto Bulang Bawa Pesan Pancasila ke Long Nyelong

Berita Terbaru