Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, Prihatin Tingginya Tingkat Pengangguran di Kota Tepian

- Jurnalis

Senin, 13 November 2023 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: ilustrasi (foto: istimewa)

foto: ilustrasi (foto: istimewa)

Infonusa.co, Samarinda –10 November 2023 – Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, menyampaikan keprihatinannya terkait masalah pengangguran yang masih tinggi di Kota Tepian. Ia mengidentifikasi keterbatasan lapangan pekerjaan dan kurangnya keterampilan sebagai faktor utama yang menghambat penyelesaian permasalahan ini.

Dalam wawancara di Podcast Sukri n D’Genk pada Jumat (13/10/2023), Puji Astuti mengungkapkan bahwa dengan minimnya lapangan pekerjaan yang tersedia, generasi muda cenderung beralih menjadi pegawai negeri karena dianggap pilihan yang lebih stabil. Pernyataan tersebut menyoroti perlunya upaya bersama dari pemerintah dan sektor swasta untuk menciptakan peluang pekerjaan yang lebih beragam dan meningkatkan keterampilan agar dapat mengatasi tantangan pengangguran di Kota Samarinda.

Faktor lain yang turut mendukung tingginya tingkat pengangguran adalah kurangnya pembekalan dari sekolah, terutama bagi lulusan SMK pendidikan vokasi.

“Pembekalan untuk anak-anak kita kurang. Meskipun mereka telah bersekolah di SMK pendidikan vokasi, keinginannya tampaknya masih belum terjamin,” tambahnya.

Politikus Partai Demokrat itu menyatakan perlunya tambahan bantuan modal usaha dan peningkatan program pelatihan keterampilan kerja dari pemerintah.

“Bantuan modal dan pelatihan sudah banyak, namun bantuan modalnya perlu ditingkatkan. Kemudahan dalam membuka usaha atau berwirausaha dapat menjadi solusi untuk mengatasi kemiskinan,” ungkapnya.

Tingkat pengangguran yang tinggi di Kota Tepian menjadi perhatian serius bagi Sri Puji Astuti, karena itu ia berharap ada tindakan nyata yang diambil untuk mengatasi masalah ini. (Mr/adv)

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru