Ketahanan Keluarga Kunci Utama dalam Mengurangi Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Samarinda

- Jurnalis

Selasa, 7 November 2023 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto : ilustrasi bullying (Infonusa.co/Ho)

foto : ilustrasi bullying (Infonusa.co/Ho)

Infonusa.co, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar menekankan pentingnya ketahanan keluarga sebagai fondasi utama pembangunan di Samarinda. Menurutnya, upaya mengurangi kekerasan terhadap perempuan dan anak harus dimulai dari keluarga itu sendiri.

“Ketahanan keluarga merupakan ujung tombak pembangunan di Samarinda. Salah satu tujuan kami adalah mengurangi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, termasuk pencabulan terhadap anak dan kekerasan rumah tangga,” kata Deni pada Selasa, (7/11/2023).

Sambil mempertimbangkan peran pemerintah dalam upaya ini, ia juga menekankan persoalan ini juga perlu dukungan masyarakat dalam meminimalkan kasus-kasus kekerasan.

“Artinya, hal ini tentu dibutuhkan dari ketahanan keluarga itu sendiri,” tambahnya.

Sehingga, Politikus Partai Gerindra itu berharap bahwa dengan fokus pada ketahanan keluarga, mereka dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi perempuan dan anak-anak di Samarinda.

Upaya ini adalah langkah awal yang diambil oleh pihak yang berwenang untuk mengatasi masalah kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah Samarinda, dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkannya.

“Selain pemerintahan, masyarakat juga harus mendukung untuk meminimalisir kasus-kasus seperti ini, artinya tentu dibutuhkan dari ketahanan keluarga itu sendiri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang
Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur
Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat
Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran
Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda
Fisik Rampung Tinggal Tunggu Izin Operasional, DPRD Optimis Terowongan Pertama Samarinda Siap Digunakan
Sedot Anggaran Rp468,5 Miliar dan Kios Sepi, DPRD Samarinda Soroti Revitalisasi Pasar Pagi
Ceceran Material Truk Bahayakan Pengendara, DPRD Samarinda Minta Pemkot dan Aparat Lakukan Penertiban
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 17:06 WIB

Penataan Pasar Pagi dan Pasar Subuh Harus Berkeadilan, DPRD Samarinda Minta Pemkot Hormati Hak Pedagang

Senin, 7 September 2026 - 17:03 WIB

Novan Minta Orang Tua Perketat Pendampingan Digital Penggunaan Gadget di Kalanagan Anak yang Kian Menjamur

Senin, 7 September 2026 - 17:01 WIB

Atur Pedagang Kaki Lima hingga Parkir Liar, DPRD Samarinda Matangkan Raperda Pengelolaan Pasar Rakyat

Senin, 7 September 2026 - 16:59 WIB

Evaluasi DP2KB, DPRD Samarinda Tekankan Penanganan Stunting Tak Cukup Hanya Serap Anggaran

Jumat, 4 September 2026 - 16:57 WIB

Relokasi Pelabuhan Penumpang ke Palaran, Jasno Yakin Mampu Memicu Pusat Ekonomi Baru di Samarinda

Berita Terbaru