Infonusa.co, Samarinda– Dalam menunjang pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim) sebelum kehadairan Ibu Kota Nusantara (IKN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim mengupayakan pembangunan dua sekolah di Kabupaten Paser.
Sebab perlu diketahu, anggaran sektor pendidikan telah disiapkan dalam APBD Kaltim. Bukan hanya itu saja, 20 persen dari anggaran sehingga sektor tersebut merupakan skala prioritas utama.
Kepala Disdikbud Kaltim, Muhammad Kurniawan menjelaskan pihaknya telah menerima lahan dari lima daerah. Salah satunya yang akan dibangunkan sekolah ada di Paser.
Sehingga dalam hal ini, berdasarkan program kerja dan belanja yang berpihak untuk layanan dasar masyarakat, Pemprov Kaltim untuk fungsi pendidikan pada 2023, tepatnya setelah APBD Perubahan Kaltim, telah teralokasi sebesar Rp 4,343 triliun.
“Kami telah menerima tanah dari lima daerah, jika tidak ada kesalahan dalam informasi yang kami terima. Pada tahun 2024, kami berencana untuk membangun sekolah di Paser, di mana kami akan mendirikan dua sekolah baru,” jelas Kurniawan pada Selasa (14/11/23).
Di akhir kalimatnya, Kurniawan menuturkan bahwa telah memastikan terkait status kepemilikan pun tak ada masalah. Tanah sudah clean and clear. Sehingga, lahan itu bisa diserahkan ke Disdikbud Kaltim.
Oleh sebab itu, pembangunan dua sekolah baru di Paser itu diharapkan bisa meningkatkan kebutuhan pendidikan di sana. Ini juga sebagai langkah untuk memberikan kesempatan belajar bagi anak-anak di Paser.
“Sekaligus memudahkan akses sekolah yang masuk dalam jangkauan, Dalam hal ini, kami bekerja sama dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim serta Badan Pertanahan Nasional (BPN),” pungkasnya









