Atasi Masalah Banjir Kota Tepian, Deni Hakim Anwar Desak Pemkot Bangun Sistem Drainase Terintegrasi

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. 

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar. 

​Infonusa.co, Samarinda – Jajaran DPRD Kota Samarinda memberikan catatan penting bahwa program penanggulangan banjir di Kota Tepian wajib digarap secara komprehensif, komit, dan tidak bisa diselesaikan hanya dengan mengandalkan perbaikan drainase secara parsial di titik-titik tertentu.

​Sistem tata kelola dan pengendalian debit air dinilai harus didesain saling terintegrasi satu sama lain agar ampuh mereduksi titik genangan secara optimal saat intensitas hujan tinggi.

​Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengutarakan bahwa opsi pembuatan sodetan atau saluran pintas baru yang langsung bermuara ke Sungai Mahakam merupakan salah satu terobosan strategis yang patut diakomodasi. Langkah ini diyakini mampu mempercepat pembuangan massa air dari kawasan permukiman yang menjadi langganan banjir.

​Ia menekankan, pengerjaan infrastruktur pembuangan air ini wajib direncanakan dalam satu kesatuan sistem yang padu, sehingga seluruh jaringan parit sekunder maupun primer di Samarinda dapat saling terkoneksi dengan presisi.

​“Skema penanganan banjir ini mutlak harus menyentuh hulu hingga hilir secara total. Jalur distribusi air antar-kawasan wajib terhubung dengan akurat agar fungsi drainase perkotaan kita bisa bekerja secara maksimal,” papar Deni.

​Deni memaparkan, dilema banjir menahun di Samarinda mustahil tuntas apabila pemerintah daerah sekadar melakukan tambal sulam pada satu titik parit yang tersumbat. Peta tata air kota dinilai perlu dikuliti secara mendetail agar aliran air saat cuaca ekstrem tidak menumpuk dan merendam fasilitas publik.

​Salah satu zona krusial yang mendapat atensi khusus dewan adalah kawasan Suryanata yang terletak di wilayah Kelurahan Bukit Pinang. Menurut analisisnya, koridor tersebut sangat membutuhkan suplai sodetan tambahan yang memotong dari arah Jalan Antasari, sehingga limpasan air dapat dialirkan secara lurus menuju badan Sungai Mahakam.

​”Apabila konektivitas antar-saluran ini berhasil dimatangkan, kami sangat optimis intensitas serta durasi genangan air di beberapa kawasan rawan dapat dipangkas secara signifikan,” terangnya secara optimistis.

​Lebih jauh, pihak parlemen meminta faktor keterbatasan kapasitas fiskal atau anggaran daerah tidak dijadikan alibi yang menghambat jalannya program masterplan pengendalian banjir.

Sinergisitas serta komitmen politik yang harmonis antara legislatif dan eksekutif menjadi kunci utama agar proyek infrastruktur prioritas ini tetap berjalan konsisten di lapangan. (San/Adv)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB