DPRD Samarinda Terima Aduan Warga Kelurahan Sempaja Bahas Terkait Tumpang Tindih Lahan

- Jurnalis

Rabu, 14 Juni 2023 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Samarinda saat menerima aduan masyarakat. (Istimewa)

Anggota Komisi I DPRD Samarinda saat menerima aduan masyarakat. (Istimewa)

Infonusa.co, Samarinda – DPRD Kota Samarinda menerima aduan masyarakat tentang selisih betas ukur tanah warga yang terletak di Kelurahan Sempaja, Samarinda.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Nursobah menyampaikan beberapa catatan dari hasil pertemuan terkait aduan warga yang dinilai salah ukur dengan menghadirkan kepala kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Ia mengatakan, tanah tersebut menimbulkan kekeliruan dengan memiliki dua sartifikat di lahan yang sama sehingga terjadi tumpang tindih pemilik lahan.

“Aduan lainnya adalah warga yang tidak bisa urus sartifikat karena mereka tidak cukup administrasi,” katanya.

Banyak penyebab, kata dia, salah satunya lahan ini mengalami perubahan nama kelurahan. Dari Kelurahan Sempaja menjadi Sempaja Timur dan sekarang menjadi Sempaja Barat.

“Itu sudah jelas beda penamaan, sangat memungkinkan terjadi selisih ukur oleh pihak terkait di kelurahan dengan tiga petugas dan tim yang berbeda,” ucapnya.

Sejauh ini BPN telah melakukan pengukuran dengan menggunakan alat drone. Namun semua kewajiban membuat patok Ulin dibebankan kepada pemilik lahan bukan BPN.

“Alangkah baiknya selisih lahan dengan kasus sartifikat itu sama. Diselesaikan secara administratif bukan langsung ke jalur hukum, karena BPN ada di divisi atau bidang urusan sengeketa lahan,” tutur Nursobah.

DPRD Samarinda terbuka terhadap semua aduan warga dan akan bersifat fasilitator bukan menentukan hak kepemilikan. Sebab hal itu ranah pengendalin. DPRD hanya perwakilan rakyat.

“DPRD berharap semua urusan warga terjamin keamanannya dan clear agar situasi selalu kondusif. Silahkan warga adukan masalah selisih ukur dan problem lainnya, kami siap memberikan fasilitas,” tutupnya.

Berita Terkait

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga
DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah
Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian
Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan
DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern
16 Calon Siswa SMP Negeri Masih Tunggu Kepastian, Verifikasi SPMB 2026 Dikebut
Penghentian Bantuan Operasional TK Negeri Samarinda Dinilai Berisiko Ganggu Aktivitas Sekolah
DPRD Samarinda Pastikan Keluhan Lingkungan Masyarakat Jadi Perhatian, Pengelolaan Limbah Usaha Diminta Diperketat
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 00:39 WIB

DPRD Samarinda Rencakan Panggil BPN dan BTN, Kejar Kepastian Sertifikat Rumah Warga

Senin, 20 Juli 2026 - 00:38 WIB

DPRD Samarinda Kawal Penyelesaian Utang Pemkot agar Tak Ganggu Ruang Fiskal Daerah

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:29 WIB

Kesiapan Kontingen Samarinda Menuju Porprov Dikawal, Anggaran Jadi Perhatian

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:22 WIB

Aktivitas Pasar Sungai Dama Lama Menurun, Pengelolaan Pasar Jadi Sorotan

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:14 WIB

DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

Berita Terbaru

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Sani Bin Husain

DPRD Samarinda

DPRD Samarinda Dorong Produk UMKM Lokal Menembus Pasar Modern

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:14 WIB