DPRD PPU Dorong Pembangunan TPI untuk Kesejahteraan Nelayan

- Jurnalis

Minggu, 13 Oktober 2024 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Infonusa.co, Penajam Paser Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) PPU, Ishaq Rahman, mengungkapkan perlunya langkah konkret untuk memperkuat keberadaan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Menurutnya, TPI sangat krusial bagi nelayan agar mereka dapat memperoleh harga yang layak untuk hasil tangkapannya. Tanpa adanya solusi yang jelas terkait pembangunan TPI, nelayan akan terus mengalami kesulitan dalam mendapatkan harga yang adil untuk ikan yang mereka tangkap.

“Tahun lalu, kan sempat ramai soal TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Beberapa kali ada dukungan. Kalau TPI harus ada, biar nelayan bisa merasakan harga yang lebih layak,” ujar Ishaq.

Ia menjelaskan bahwa keberadaan TPI yang baik dan teratur dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan nelayan. Ishaq menyayangkan bahwa hingga saat ini, pembangunan TPI masih menjadi isu yang belum terpecahkan.

“Kasihan nelayan hari ini, apalagi kalau tidak ada solusi yang jelas,” tambahnya.

Menurutnya, tanpa TPI yang memadai, nelayan sering kali terjebak dalam penjualan hasil tangkapan dengan harga yang rendah karena tidak adanya tempat yang tepat untuk melakukan pelelangan.

Masalah ini menjadi semakin mendesak, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup dan kebutuhan ekonomi nelayan yang terus berkembang. Nelayan sering kali harus menjual ikan mereka kepada tengkulak dengan harga yang jauh di bawah standar pasar, sehingga mengakibatkan kerugian yang signifikan.

DPRD PPU berkomitmen untuk mengawal pembangunan TPI ini agar segera terealisasi. Ishaq mengingatkan bahwa TPI yang baik tidak hanya memberikan tempat bagi nelayan untuk menjual hasil tangkapannya, tetapi juga berfungsi sebagai pusat distribusi yang dapat menghubungkan nelayan dengan pasar yang lebih luas. ADV/IB

Berita Terkait

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar
DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan
Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi
DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen
Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan
DPRD PPU Soroti Pengawasan Dapur MBG, Keamanan Makanan Jadi Perhatian
Karhutla dan Kemarau Tekan PPU, DPRD Dorong Embung untuk Selamatkan Pertanian
CT Scan Sudah Ada, DPRD PPU Dorong SDM dan Perawatan Alat Diperkuat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:51 WIB

Fiskal PPU Tertekan, Ketua DPRD Minta APBD Fokus pada Kebutuhan Dasar

Rabu, 16 September 2026 - 21:49 WIB

DPRD PPU: Kopdes Bisa Putus Mata Rantai Tengkulak, Tapi Pengelola Harus Transparan

Selasa, 15 September 2026 - 21:47 WIB

Beras PPU Banyak Keluar Daerah, DPRD Soroti Rantai Distribusi

Senin, 14 September 2026 - 21:45 WIB

DPRD PPU Soroti Serapan Gabah, Petani Jangan Dibebani Persoalan Pascapanen

Senin, 14 September 2026 - 21:43 WIB

Pejabat Baru PPU Diminta Tak Sekadar Isi Jabatan, PR Lama Harus Diselesaikan

Berita Terbaru

Foto: Kepala Bidang Aset BPKAD Kukar, Bagus Eko Sampurno.

Pemkab Kukar

Sebanyak 101 Kendaraan Rusak Berat di Kukar Masuk Proses Lelang

Kamis, 15 Okt 2026 - 17:21 WIB