Infonusa.co, Samarinda – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskdikbud) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pengajaran di Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan memberikan beasiswa kepada para guru.
Langkah ini diambil untuk memperkuat kapasitas para pengajar dalam menghadapi tantangan mengajar anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Armin, mengungkapkan bahwa rencana pemberian beasiswa tersebut akan dilakukan melalui program Kaltim Tuntas pada tahun mendatang.
“Beasiswa ini tentu akan diberikan kepada guru-guru yang bekerja di SLB dan bekerjasama dengan calon guru SLB untuk meningkatkan kompetensinya,” ucap Armin, Kamis (9/11).
Dia menekankan bahwa peran guru SLB sangat penting dalam perkembangan anak berkebutuhan khusus, dan pemberian beasiswa ini merupakan langkah nyata untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi ABK.
Selain memberikan beasiswa, Disdikbud Kaltim juga akan menyiapkan tenaga ahli di bidang pendidikan sebagai persiapan menyambut Ibu Kota Nusantara (IKN). Tujuan dari persiapan ini adalah agar para guru di Kaltim memiliki daya saing yang tinggi.
“Persiapan tenaga ahli di bidang pendidikan sangat penting menyusul kedatangan IKN. Seleksi guna mendapatkan tenaga pengajar akan dilaksanakan dengan sangat ketat, dengan persyaratan TOEFL di atas 500, mengingat IKN akan menjadi Global City dalam 20 tahun mendatang,” tambahnya.
Armin juga mendorong peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim melalui pemanfaatan fasilitas pendidikan yang telah disediakan oleh Pemerintah Provinsi. Dia berharap agar desain pendidikan yang responsif terhadap kehadiran IKN dapat segera disiapkan untuk mencapai kualitas saing yang berskala nasional.
“Kurikulum itu tentunya harus mampu merespon kehadiran IKN sebagai kota global. Tanpa itu, pasti akan sulit bagi kita untuk memiliki kualitas saing yang sejajar dengan standar nasional,” pungkasnya.









