Anggota DPRD Samarinda Respon Soal Rencana Revitalisasi Pasar Pagi yang Mendapat Dukungan dan Sorotan

- Jurnalis

Rabu, 11 Oktober 2023 - 04:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar (foto: infonusa.co)

foto: Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar (foto: infonusa.co)

Infonusa.co, Samarinda – Wacana Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk merevitalisasi Pasar Pagi mendapatkan dukungan dan sorotan sekaligus. Langkah ini dianggap tepat mengingat usia bangunan pasar yang telah mencapai kurang lebih 50 tahun.

Meski demikian, tidak semua pihak merespons rencana ini dengan baik. Banyak pedagang Pasar Pagi menolak relokasi pada tahun ini dan meminta waktu tambahan setelah lebaran 2024. Keluhan juga muncul terkait alasan pemerintah yang menyebutkan bahwa bangunan tersebut sudah tua dan mengancam keselamatan, yang berdampak negatif pada omzet pedagang.

“Itu sangat mengurangi omzet kami. Jadi pelaku ekonomi di pasar sangat tertekan dengan adanya situasi seperti ini,” ungkap Ketua Umum Forum Pedagang Pasar Pagi (FP3) Thoriq Hakim beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Anhar, ikut memberikan sorotan terhadap rencana revitalisasi ini. Ia menekankan pentingnya membuka hasil audit bangunan Pasar Pagi kepada publik.

“Kalau memang ada audit konstruksinya kenapa tidak dibuka, kami saja belum tahu hasilnya seperti apa,” ujar Anhar pada Rabu (11/ 10/2023).

Politikus PDIP tersebut menyatakan bahwa Pemkot Samarinda perlu menyajikan bukti yang kuat guna meyakinkan pedagang agar upaya pembenahan ini mendapatkan dukungan dari masyarakat Kota Tepian.

“Jangan seperti Pasar Baqa, berapa lama itu baru mau diselesaikan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Anhar menyarankan Pemkot Samarinda, khususnya Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda, untuk mengutamakan penyelesaian permasalahan sosial dengan pedagang. “Yang dibutuhkan itu bagaimana pasar tradisional menjadi bersih, instalasi listriknya bagus, tidak perlu buat modern, karena ini pasar tidak bisa disamakan dengan yang pakai lift,” tutupnya. (Mr/adv)

Berita Terkait

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania
Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas
Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah
Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu
DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”
Sekolah Rakyat Hadir di Samarinda, DPRD Apresiasi Langkah Progresif untuk Pendidikan Inklusif
DPRD Samarinda Ingatkan Pengembangan Sekolah Unggulan di Loa Bakung Tidak Timblkan Batas Sosial
DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran Terowongan Selili, Temukan Longsor Tak Terdeteksi Studi Awal
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:07 WIB

Deni Desak Evaluasi Sistem Drainase dan Kolam Retensi di Perumahan Bukit Mediterania

Jumat, 25 Juli 2025 - 17:04 WIB

Sebut Adanya Ketimpangan Dana Pendidikan, Wilayah Pinggiran Dinilai Anhar Kurang Jadi Prioritas

Kamis, 24 Juli 2025 - 18:56 WIB

Novan Desak Regulasi Perlindungan Guru, Soroti Kekerasan di Lingkungan Sekolah

Kamis, 24 Juli 2025 - 16:59 WIB

Novan Sebut Minimnya Ambulans Puskesmas, Minta Pemkot Susun Sistem Layanan Darurat yang Terpadu

Rabu, 23 Juli 2025 - 17:53 WIB

DPRD Samarinda Soroti Pendekatan Proyek dalam Penataan Kawasan Kumuh: “Warga Harus Jadi Mitra, Bukan Penonton”

Berita Terbaru