Anggaran Beasiswa Kaltim Tuntas 2024 Turun, HMI Samarinda ; Alasannya harus jelas

- Jurnalis

Rabu, 7 Februari 2024 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Syahril Saili, Ketua Umum HMI Cabang Samarinda

Syahril Saili, Ketua Umum HMI Cabang Samarinda

Infonusa.co, Samarinda – Beasiswa Kaltim Tuntas (BKT) tahun 2024 ini nilainya menurun dibandingkan tahun 2023 lalu.

Kalau di tahun 2023 Pemerintah Provinsi  Kalimantan Timur mengalokasikan anggaran senilai Rp500 Miliar maka di tahun 2024 ini hanya sebesar Rp200 Miliar Sebagai informasi, penurunan anggaran ini disebabkan adanya pemangkasan anggaran dari pusat akibat dampak pandemi Covid-19 lalu.

Hal ini pun mendapat sorotan dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Samarinda. Ketua HMI Samarinda Syahril Saili menyebutkan,  beasiswa merupakan hal penting untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Alasan turunnya anggaran BKT tidak relevan dengan kondisi saat ini, kalau bicara karena adanya pemangkasan anggaran covid mestinya sudah dari tahun 2023 sudah ada pemangkasan,” kata Syahril

HMI juga mempertanyakan penurunan anggaran ini pada saat momentum politik dan menilai penurunan anggaran BKT karena covid tidak masuk akal.

“Kenapa harus di momen tahun politik baru ada pemangkasan, harusnya berikan alasan yang jelas terkait anggaran beasiswa,” tegasnya.

Turunnya nilai BKT akan berdampak pada beberapa hal, diantaranya kuota yang diterima juga akan turun sesuai dengan anggaran yang disediakan dan berdampak pula pada proses pengembangan potensi SDM di Benua Etam, apalagi program tersebut sudah mendapatkan penghargaan Outstanding Award for Integrated Initiative di Indonesia Award Tahun 2023.

HMI Samarinda berharap pemerintah dapat mendorong kapasitas setiap lulusan baik pelajar maupun mahasiswa terutama dengan hadirnya Ibu Kota Nusantara (IKN), peningkatan SDM harusnya menjadi dorongan utama agar mampu bersaing dengan para pendatang.

“HMI samarinda secara tegas akan terus mengawal ini, sampai ada alasan jelas yang dapat diterima oleh masyarakat,” tutup Syahril.

Berita Terkait

Pemprov Kaltim Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan “Gratispol” Senilai Rp44,15 Miliar Telah Disalurkan
PPPKMI Kaltim Gelar Musda Perdana, Nahara Isnani Terpilih Jadi Ketua Baru
Samarinda Digemparkan Video Kekerasan Anak, TRC PPA dan Polisi Turun Tangan
Baru 3.005 Siswa Terlayani, Program MBG di Samarinda Belum Maksimal
Kepergian Prof. Sarosa: Sosok Penggerak Ilmu Hukum di Tanah Borneo
Terpilih Sebagai Ketua ISPIKANI Kaltim, Sinar Alam Beri Komitmen Penuh Terhadap Sektor Perikanan dan Masyarakat
FPIK Unmul Hadirkan Seminar Nasional Dengan Mengangkat Ekonomi Biru yang Progresif
Jual Beli Buku Masih Marak Terjadi, Abdul Muis Minta Disdikbud Evaluasi Oknum Kepala Sekolah
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 November 2025 - 11:23 WIB

Pemprov Kaltim Resmi Umumkan Bantuan Pendidikan “Gratispol” Senilai Rp44,15 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 26 Juli 2025 - 22:53 WIB

PPPKMI Kaltim Gelar Musda Perdana, Nahara Isnani Terpilih Jadi Ketua Baru

Jumat, 9 Mei 2025 - 19:11 WIB

Samarinda Digemparkan Video Kekerasan Anak, TRC PPA dan Polisi Turun Tangan

Jumat, 2 Mei 2025 - 15:14 WIB

Baru 3.005 Siswa Terlayani, Program MBG di Samarinda Belum Maksimal

Jumat, 2 Mei 2025 - 14:55 WIB

Kepergian Prof. Sarosa: Sosok Penggerak Ilmu Hukum di Tanah Borneo

Berita Terbaru