Infonusa.co, Samarinda – Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPPKMI) Kalimantan Timur menggelar Musyawarah Daerah (Musda) perdana pada Sabtu, 26 Juli 2025 di ruang teater Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Mulawarman, Samarinda.
Kegiatan ini dibuka secara daring oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim, Dr. dr. H. Jaya Mualimin, Sp.KJ, M.Kes, MARS. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya penguatan organisasi profesi, khususnya tenaga promosi kesehatan di daerah.
“PPPKMI perlu terus memperkuat kelembagaan hingga tingkat kabupaten/kota agar peran promosi kesehatan semakin dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Dekan FKM Unmul, Prof. Dr. Iwan M Ramdan, M.Kes, juga hadir dan menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Musda ini. “Kegiatan ini menjadi forum penting dalam konsolidasi organisasi profesi promosi kesehatan di Kaltim,” katanya.
Ketua Umum PPPKMI Pusat, Dr. Sarah Handayani, SKM, M.Kes, turut hadir secara daring dan membawakan seminar bertema “Tantangan Profesionalisme Tenaga Promosi Kesehatan di Daerah”.
Sementara itu, Ketua PPPKMI Kaltim periode 2019–2023, Abdul Azim Hafeni, dalam laporan pertanggungjawabannya menyebut bahwa PPPKMI Kaltim telah berdiri sejak 2014 dan memiliki delapan pengurus cabang di tingkat kabupaten/kota.
Musda ini juga menjadi forum pemilihan Ketua PPPKMI Kaltim periode 2025–2029. Tiga nama yang diusulkan sebagai calon ketua adalah Riza Hayati Ifroh, Sri Sunarti, dan Nahara Isnani. Melalui musyawarah mufakat, Nahara Isnani, SKM, MKM terpilih sebagai ketua baru.
“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Saya berharap ke depan kita bisa bekerja sama untuk mengembangkan organisasi ini lebih baik lagi,” kata Nahara usai terpilih.









