Infonusa.co, Samarinda – Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda sukses menggelar Reuni Akbar ke-50 yang berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari. Kegiatan tersebut menjadi ajang temu kangen sekaligus penguatan jejaring, dengan dihadiri alumni lintas generasi, mulai angkatan 1976 hingga 2025.
Rangkaian acara diawali dengan seminar alumni yang membahas berbagai isu strategis di bidang perikanan dan kelautan, khususnya tantangan dan peluang pengembangan sektor tersebut di Indonesia, terutama Kalimantan Timur. Diskusi ini menjadi ruang berbagi gagasan dan pengalaman antara akademisi, praktisi, dan alumni yang telah berkiprah di berbagai sektor.
Ikatan Alumni (IKA) FPIK Unmul mengemas reuni akbar ini dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Puncak acara ditutup melalui malam keakraban yang dimeriahkan penampilan sejumlah band dari perwakilan angkatan, menambah semarak perayaan setengah abad perjalanan FPIK.
Ketua Ikatan Sarjana Perikanan Indonesia (ISPIKANI) Kalimantan Timur, Muhammaf Sinar Alam, menyebut reuni tersebut sebagai momentum penting untuk mempererat silaturahmi keluarga besar FPIK sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kontribusi alumni dalam pembangunan daerah.
“Hari ini kami bersama seluruh alumni berhasil menghadirkan agenda luar biasa yang tidak hanya memperkuat silaturahmi, tetapi juga melahirkan diskusi-diskusi produktif yang relevan bagi kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Sinar mengaku bangga melihat tingginya antusiasme alumni yang hadir. Menurutnya, kekuatan utama FPIK terletak pada budaya kekeluargaan yang telah terbangun sejak lama dan terus diwariskan antar generasi.
“Kedekatan ini bukan hanya tercipta hari ini. Tradisi kebersamaan sudah lama dibangun para senior dan alumni sebelumnya, hingga menjadi kultur yang tertanam kuat di pikiran dan hati seluruh alumni FPIK Unmul,” jelasnya.
Ia berharap reuni tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi berkembang menjadi wadah kolaborasi nyata antar alumni dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari akademisi, pelaku usaha, sektor swasta, hingga unsur legislatif dan eksekutif.
“Kita bisa melihat sendiri, alumni FPIK hari ini telah berkontribusi di berbagai bidang, ada yang menjadi anggota DPR, dosen, hingga pelaku usaha. Ini menunjukkan kekuatan jaringan alumni yang harus terus dirawat dan diperkuat,” tambahnya.
Reuni Akbar ke-50 ini menjadi simbol soliditas sekaligus optimisme keluarga besar FPIK Unmul dalam menghadapi tantangan masa depan, dengan semangat kolaborasi untuk mendorong kemajuan sektor perikanan dan kelautan di Kalimantan Timur.









