Sekum DPK KNPI Loa Janan Soroti Sunmori, Disebut Jadi Ancaman Rutin Keselamatan Publik

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekum DPK KNPI Loa Janan, Muhammad Hasbie

Sekum DPK KNPI Loa Janan, Muhammad Hasbie

Infonusa.co, Samarinda — Aktivitas Sunday Morning Ride (Sunmori) yang kian marak di Jalan Poros Samarinda–Balikpapan kembali menuai sorotan tajam. Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Loa Janan menilai kegiatan tersebut telah menjelma menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat, namun hingga kini masih berlangsung tanpa pengawasan dan penindakan tegas serta berkelanjutan dari aparat kepolisian.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Umum DPK KNPI Loa Janan, Muhammad Hasbi, saat diwawancarai pada Minggu (4/1/2026). Ia menyebut Sunmori sebagai bentuk “teror mingguan” yang rutin terjadi setiap akhir pekan dan membahayakan pengguna jalan maupun warga sekitar.

“Ini sudah jauh melampaui sekadar hobi komunitas motor. Sunmori kini menjadi teror bagi masyarakat. Insiden kecelakaan terus terjadi, korban terus berjatuhan, keresahan semakin meluas, namun aparat seakan memilih diam,” tegas Hasbi.

Hasbi secara terbuka melontarkan kritik keras kepada Polres Kutai Kartanegara dan Polsek Loa Janan yang dinilainya tidak maksimal menjalankan tugas penegakan hukum serta perlindungan keselamatan publik. Ia juga menolak berbagai dalih teknis yang kerap digunakan untuk membenarkan absennya penertiban rutin.

“Tidak perlu lagi beralasan teknis. Sunmori bukan kegiatan mendadak. Waktu, hari, dan lokasinya sudah diketahui umum. Jika ada kemauan, penertiban sangat mungkin dilakukan. Faktanya tidak. Ini bukan sekadar kelalaian, melainkan pembiaran,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena aktivitas Sunmori berlangsung di jalur strategis yang seharusnya berada dalam pengawasan ketat negara.

“Jalur vital justru dijadikan arena adrenalin liar. Ini sangat ironis. Jika hukum hanya tegas kepada rakyat kecil namun lemah terhadap pelanggaran terbuka dan masif, maka wajar bila kepercayaan publik terus terkikis,” kata Hasbi.

Hasbi menegaskan bahwa kepolisian tidak bisa terus berlindung di balik narasi bertindak setelah kejadian terjadi. Menurutnya, ketika potensi bahaya telah diketahui sejak awal, maka tanggung jawab aparat tidak hanya bersifat hukum, tetapi juga moral dan politik.

“Ketika aparat mengetahui adanya potensi bahaya dan pelanggaran, namun tetap membiarkannya berulang, maka mereka ikut memikul tanggung jawab moral dan politik atas setiap korban. Jangan hanya datang setelah kejadian dan memasang garis polisi,” tegasnya.

DPK KNPI Loa Janan pun mendesak kepolisian agar segera melakukan penertiban secara rutin, konsisten, dan tanpa kompromi, bukan sekadar razia simbolis yang muncul sesekali atau setelah adanya tekanan publik. Hasbi menegaskan bahwa keselamatan masyarakat tidak boleh dikorbankan oleh pembiaran yang terstruktur.

“Negara tidak boleh kalah oleh kebisingan knalpot dan ego kelompok tertentu. Polisi harus hadir sebelum korban berikutnya berjatuhan, bukan sesudahnya,” pungkas Hasbi.

Berita Terkait

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa
KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda
DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah
Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT, Perkuat Spiritualitas Santri
Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN
Ketua ISPIKANI Kaltim sebut Reuni Akbar FPIK Unmul Jadi Momentum Solidaritas Alumni
Intervensi Berlebihan Pejabat Struktural Kampus UINSI, Kebiri dan Pembatasan Kebebasan serta Kehidupan Demokrasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah
Implementasi PKS UNMUL–ULM, Magister Ilmu Perikanan FPIK UNMUL Selenggarakan Kuliah Umum Kualitas Air Budidaya
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:47 WIB

Buka Puasa Bersama dan Bagikan Puluhan Paket Sembako Warga Buton, Wawali: Suasana Kekeluargaan Sangat Terasa

Minggu, 8 Maret 2026 - 23:41 WIB

KNPI Kecamatan Anggana Kembali Hadirkan Street Run 2026, Jaga Silaturahmi dan Semangat Pemuda

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:14 WIB

DPD GAMKI Kaltim Bangun Komunikasi dengan Kodam VI/Mulawarman, Dorong Peran Pemuda Jaga Persatuan dan Stabilitas Daerah

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:30 WIB

Madrasah Darussalam IBS Samarinda Semarakkan Tarhib Ramadhan dengan Pawai Obor dan MABIT, Perkuat Spiritualitas Santri

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:46 WIB

Pascasarjana Unmul Satukan Akademisi dan Praktisi Bahas Solusi Sampah Kaltim–IKN

Berita Terbaru