Tak Ada Titik Temu, M. Udin: ke Jalur Hukum Silahkan, Ditutup Ya Silahkan

- Jurnalis

Selasa, 10 Januari 2023 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

Anggota Komisi I DPRD Kaltim, M. Udin. (Foto: Ist)

infonusa.co, Samarinda – Komisi II dan Komisi I DPRD Kaltim gelar rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Perkebunan Kaltim, Dinas Perkebunan Kukar, Koperasi Mekar Sejahtera dan PT. Tri Tunggal Sentra Buana dilaksanakan, Selasa (10/1/2023).

RDP tersebut membahas mediasi antara Koperasi Mekar Sejahtera dan PT. Tri Tunggal Sentra Buana mengenai kasus sengketa harga penjualan sawit sejak tahun 2017 sampai dengan tahun 2022.

Untuk diketahui, dalam kasus ini PT. Tri Tunggal Sentra Buana digugat karena menetapkan harga jual sawit lebih rendah dari harga Tandan Buah Segar (TBS) yang sudah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov).

Hal ini yang menyebabkan pihak Koperasi Mekar Sejahtera merasa dirugikan, dan mereka menuntut kerugian sebesar Rp. 12,3 miliar untuk perbedaan selisih harga selama tahun 2017 sampai dengan tahun 2022 itu.

Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono menyampaikan, menurut informasi sementara, perusahaan terkait sudah mendapat surat teguran sebanyak satu kali dari pemerintah karena menetapkan harga TBS di bawah peraturan pemerintah provinsi.

DPRD Kaltim tentunya mendorong dan memfasilitasi penyelesaian masalah secara musyawarah dan mufakat. Upaya mediasi dalam RDP pun tidak ada titik temu antara pihak yang bersengketa. Komisi II DPRD Kaltim menegaskan dan memutuskan RDP ini sebagai pertemuan yang terakhir.

“Ini pertemuan yang ke empat, ini kita cukupkan jadi pertemuan terakhir, tidak ada titik temu dan kita tidak ada kewenangan lebih, mau lanjut jalur hukum silahkan, mau ditutup ya silahkan,” tutupnya.(MF/Adv/DPRDKaltim)

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU
PPU Dorong Transformasi Tata Kelola Fiskal untuk Tingkatkan Efektivitas Pembangunan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Pelatihan Olahan Pangan di Samarinda, Sigit Wibowo Ajak UMKM Ciptakan Produk Khas Daerah
Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif
Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 November 2025 - 12:04 WIB

Penguatan Kapasitas Fiskal Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan di PPU

Kamis, 6 November 2025 - 11:35 WIB

PPU Bahas Strategi PAD dan DBH untuk Perkuat Daya Saing sebagai Gerbang IKN

Rabu, 5 November 2025 - 16:22 WIB

Pelatihan Olahan Pangan di Samarinda, Sigit Wibowo Ajak UMKM Ciptakan Produk Khas Daerah

Jumat, 10 Oktober 2025 - 21:17 WIB

Syahruddin M Noor Ajak Pemuda PPU Jadi Generasi Bergerak dan Inovatif

Senin, 6 Oktober 2025 - 11:57 WIB

Balikpapan Catat Inflasi Ringan, PPU Alami Deflasi Akibat Melimpahnya Pasokan Pangan

Berita Terbaru