Syahruddin Ultimatum Diskukmperindag Soal Pasar Sesulu: “Kalau Tidak Mampu, Silakan Mundur”

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor,

Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor,

Infonusa.co, PPU Wakil Ketua I DPRD Penajam Paser Utara (PPU), Syahruddin M Noor, melontarkan kritik keras terhadap pimpinan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) PPU yang dinilai lamban mengoperasikan Pasar Sesulu di Kecamatan Waru. Padahal bangunan pasar tersebut telah selesai dibangun dan siap difungsikan.

“Bangunan pasar baru itu dekat rumah saya. Hampir setiap hari saya lihat mangkrak. Sering saya ingatkan, kapan mau difungsikan,” ujarnya, Kamis (28/08/2025).

Ia menegaskan, tidak ada alasan bagi Diskukmperindag untuk kembali menyusun desain pemanfaatan pasar tersebut, sebab perencanaan telah dilakukan sejak tahap pembangunan. Karena itu, penundaan berulang dianggap sebagai bentuk ketidakmampuan dalam menjalankan tugas.

“Kalau mereka bilang masih menyusun desain, itu kapan? Desainnya sudah ada, kok disusun lagi. Yang diperlukan itu eksekusi nyata, bukan alasan,” tegasnya.

Syahruddin bahkan menyatakan bahwa apabila pimpinan Diskukmperindag tidak mampu mempercepat pengoperasian pasar, lebih baik mengundurkan diri dari jabatan.

“Kalau memang tidak mampu, maka jangan berada di Diskukmperindag,” ujarnya lugas.

Menurutnya, keberadaan pasar yang terbengkalai menandakan lemahnya manajemen dan koordinasi di dalam dinas, sementara anggaran telah digelontorkan dan infrastruktur telah berdiri. Sementara di sisi lain, pedagang di Pasar Kelurahan Waru masih berjualan di lingkungan yang kurang layak.

Melalui pernyataan tegas ini, Syahruddin berharap pemerintah daerah mengambil langkah cepat dan serius untuk segera mengaktifkan Pasar Sesulu sekaligus merelokasi pedagang sesuai rencana awal.

“Pedagang itu butuh kepastian. Jangan biarkan aset daerah hanya menjadi bangunan tanpa fungsi,” tandasnya.(aw/adv/dprd/ppu)

Berita Terkait

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan
Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar
Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas
Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan
Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai
Disketapang Kukar Evaluasi Ukuran Lantai Jemur Portable agar Sesuai Lahan Petani
Lahan Gambut Hulu Kukar Jadi Perhatian, BPBD Kaji Peluang Modifikasi Cuaca
Pemkab Kukar Koordinasikan Dukungan Lintas OPD untuk HSN 2026
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Dua Anak Meninggal dalam Kebakaran Loa Ipuh, Pemkab Kukar Koordinasikan Bantuan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:18 WIB

Marangkayu Disiapkan Jadi Alternatif Pengembangan Investasi Baru di Kukar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Kredit Kukar Idaman Terbaik Ditargetkan Meluncur Tahun Ini, Skema Masih Dibahas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Dinsos Kukar Buka Kesempatan bagi Warga Lain Lewat Evaluasi Bantuan Permakanan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Disketapang Kukar Bidik 20 Kawasan untuk Perluasan Budidaya Sorgum dan Jelai

Berita Terbaru

Foto: Sekda Kukar, Sunggono.

Pemkab Kukar

Kukar Matangkan Lokasi Lomba dan Kontingen Jelang MTQ Kaltim

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:27 WIB