Sri Puji Astuti Dorong Peningkatan Kelayakan Anak di Samarinda Meskipun Telah Memperoleh Gelar KLA

- Jurnalis

Selasa, 7 November 2023 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (foto: infonusa.co/Ho).

Foto : Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti (foto: infonusa.co/Ho).

Infonusa.co, Samarinda – Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, memperjuangkan perbaikan kondisi kota untuk lebih ramah terhadap anak-anak di Samarinda, meskipun telah meraih pengakuan sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Dalam pernyataannya pada Selasa (07/11/23), Sri Puji Astuti menyampaikan kekhawatiran terhadap kondisi kehidupan masyarakat di Samarinda, khususnya terkait sektor pendidikan. Ia menyoroti masih adanya anak-anak yang putus sekolah, yang menunjukkan bahwa standar kelayakan Kota Layak Anak dalam kota tersebut belum sepenuhnya terpenuhi.

“Kalo kita bicara strategi atau standar dari kota layak anak kita belum, di lihat dari kondisi kehidupan masyarakat Samarinda, apalagi pendidikannya masih ada anak yang putus sekolah,” ungkapnya.

Puji mengungkapkan, bahwa saat ini sudah ada upaya dan ia merasa besyukur sebab pada capaian ini semua orang telah memberikan kontribusi yang baik.

“pemerintah harus berkerja sama untuk bagaimana kita menciptakan kota layak anak, dan juga bagaimana orang tua menciptakan sebuah rumah yang nyaman untuk anak,” tuturnya.

Lebih lanjut, terkait Bullying yang bisa berpengaruh buat kota layak anak. Ini menjadi perhatian bagi semua stakeholder bahwa keseluruhannya memang harus berkontribusi untuk menyelesaikan masalah-masalah yang terjadi.

“Bullying ini bukan terjadi hanya disamarinda tetapi hampir di seluruh Indonesia, bullying tidak bisa di biarkan begitu saja, kita bisa lakukan konsultasi dan penanganan jika memang Harus ada tindakan hukum ya harus ditangani itukan termasuk upaya,” pungkasnya.

Politikus Partai Demokrat ini berharap, pemkot harusnya bisa lebih serius lagi dengan banyaknya problem ini karena tentu bisa mempengaruhi penilaian sebagai kota layak anak. (Mr/adv)

Berita Terkait

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen
DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak
Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan
DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim
Data Aset Pemkot Samarinda Masih Misterius, DPRD: Jangan Sampai Baru Ribut Pas Ada Sengketa Tanah!
Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta
Parkir Pembeli Meluber ke Jalan Juanda, DPRD Samarinda Ingatkan Pengusaha Wajib Siapkan Lahan Parkir
Godok Raperda TBC dan HIV/AIDS, DPRD Samarinda Siapkan Aturan untuk Libatkan Warga secara Masif
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:58 WIB

Aturan Guru Honorer Dihapus 2027 Picu Kekhawatiran, DPRD Samarinda Beberkan Hasil Klarifikasi ke Kemendikdasmen

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:57 WIB

DPRD Samarinda Minta Pemkot Tunda Revitalisasi Pasar Segiri: Banjir Lebih Mendesak

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:55 WIB

Dua Lokasi Rampung, DPRD Minta Koperasi Merah Putih Samarinda Dikelola Profesional dan Transparan

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:53 WIB

DPRD Samarinda: Putusan MK Soal Jakarta Tidak Menghambat Pemindahan IKN ke Kaltim

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:49 WIB

Siswa Gagal Masuk Negeri Terancam Putus Sekolah, DPRD Minta Pemkot Samarinda Subsidi SPP Swasta

Berita Terbaru