Perundungan Bagi ABK Masih Terjadi, Puji Ingatkan Pentingnya Guru Inklusi

- Jurnalis

Jumat, 3 November 2023 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti

Infonusa.co, Samarinda – Kasus perundungan atau bullying masih kerap kali terjadi di lingkungan sekolah.

Meskipun permasalahan ini tidak jarang ditemui di KotaSamarinda, namun hal ini perlu menjadi kewaspadaan semua pihak. Salah satunya Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Sri Puji Astuti.

Dalam hal ini, ia meminta guru-guru inklusi dan Bimbingan Konseling (BK) pada satuan pendidikan perlu ditambah. Sebab kasus bullying kebanyakan terjadi pada Anak Berkebutuhan Khsus (ABK). Sedangkan jumlah guru khusus inklusi maupun BK masih sangat minim di sekolah.

“Saat ini baru ada 157 sekolah inklusi dan anak-anak yang terdata baru 350 orang,” ungkap Puji.

Adapun regulasi yang mengatur khusus tentang kenakalan remaja, belum diatur dengan tegas. Sehingga hal inilah yang patut menjadi perhatian pihak sekolah maupun keluarga serta lingkungan sekitar.

“Saat ini regulasinya memang belum ada untuk menangani kasus bullying di sekolah, maka keluarga yang harus berperan besar untuk melakukan pencegahan,” jelasnya.

Politikus Partai Demokrat itu pun berharap ke depannya ketika pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K), dibuka seluas-luasnya. Khususnya untuk guru yang bisa bekerja di sekolah inklusi maupun guru BK.

“Karena yang kita harapkan bisa menjadi Kota Ramah Anak, sehingga peranan guru-guru sangat penting untuk membentuk prilaku anak di lingkungan sekolah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD
DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung
RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman
Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus
DPRD Samarinda ajak Mahasiswa Tak Sekadar Kritik, Tapi Ikut Kawal Kebijakan Daerah
DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK
DPRD Samarinda Minta Pemerintah Bina Relawan Lalu Lintas: Beri ID Card Resmi dan Jaminan Kesehatan
Zonasi Kerap Diabaikan, DPRD Samarinda Sebut Pola Pikir ‘Sekolah Favorit’ Masih Sulit Diubah
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:24 WIB

Perkuat Pengusaha Muda, HIPMI Samarinda Serahkan Usulan Perda Kewirausahaan ke DPRD

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:26 WIB

DPRD Samarinda: W Super Club Belum Layak Beroperasi Jika Andalalin Belum Rampung

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:39 WIB

RS Bhakti Nugraha Samarinda Tutup Permanen, DPRD Pastikan Layanan Kesehatan Warga dan Nasib Nakes Aman

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:38 WIB

Sektor Wisata Alam Samarinda Mati Suri, DPRD Desak Pemkot Garap Serius Gunung Steling hingga Sungai Karang Mumus

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:35 WIB

DPRD Samarinda Desak OPD Segera Tindak Perusahaan Peraih Rapor Merah Lingkungan dari KLHK

Berita Terbaru